intens.news
Mitra Informasi

Ngaku Pimpinan di RS, Intimidasi Wartawan

0 31

Inten.news, PALEMBANG – Dugaan tindakan intimidasi terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh seorang oknum yang mengaku sebagai Pimpinan Rumah Sakit swasta di Kota Palembang Sumatera Selatan pada Selasa (30/11/2021).

Kejadian tersebut diketahui bermula saat dua orang wartawan dari media online berinisial IL dan HL, datang dengan baik-baik, sudah izin dengan satpam dan ingin mengkonfirmasi terkait permasalahan pasien yang tak kuat membayar biaya persalinan di rumah sakit tersebut.

Disaat dua orang wartawan yang sedang menunggu pihak yang bisa dikonfirmasi di tempat yang sudah arahkan oleh satpam, tiba-tiba datang dua orang perempuan yang diduga pegawai rumah sakit dan salah seorang perempuan yang mengaku sebagai pimpinan rumah sakit mengusir dua wartawan tersebut.

“Saya tidak setuju kalian ini, di rumah sakit  ini, bukan masalah beranti-beranti silahkan keluar, saya tidak mau kayak gini,”ujarnya perempuan tersebut bernada emosi.

Dua orang wartawan tersebut kemudian berusaha meluruskan tentang kedatangan mereka, tetapi tetap diusir.

“Masalah berita masalah apa pokoknya yang mau wawancara jangan di rumah sakit ini, silahkan keluar,”ujarnya lagi.

Ketika dua orang wartawan ingin meluruskan lagi maksud kedatangannya dan meminta kesempatan agar komunikasi bisa berjalan baik, malah oknum perempuan lagi – lagi mengatakan tidak ada kesempatan dan mengusir keluar.

“Tidak bisa dikasih kesempatan sekalipun tidak bisa, ibu mau tau rumah sakit ini kami laporkan,”ancamnya.

Kemudian oknum perempuan yang mengaku sebagai pimpinan tersebut mendorong  wartawan berinisial L dan berusaha merebut telepon genggam yang ada ditangan L dan membantingnya.

“Handphone saya sempat direbut dan dibanting saat saya sedang ingin melakukan konfirmasi terkait sebuah permasalahan. ibu yang mengaku sebagai pimpinan rumah sakit itu marah-marah sambil mendorong kami untuk keluar dari ruangan bagian informasi.”terang wartawan IL.

Wartawan IL mengatakan dirinya sudah menjalankan tugas dengan, datang dengan baik-baik dan mengenalkan diri secara baik-baik. IL tidak terima, mengapa dirinya sampai diperlakukan seperti itu.

“Saya sudah berusaha bertugas sesuai dengan kode etik jurnalistik, harusnya bisa dibicarakan baik-baik tanpa mengeluarkan kata-kata yang tidak menyenangkan,”tandas IL.

Diketahui, akibat peristiwa tersebut kedua wartawan melapor ke Mapolda Sumsel.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More