intens.news
Mitra Informasi

Nilai Ekspor Sumsel Bulan Agustus Naik 6,54 Persen, Ini Negara yang Dituju

0 24

Intens.news, PALEMBANG – Nilai ekspor Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada Agustus 2020 sebesar 314,02 juta dolar Amerika, atau naik 6,54 persen dibandingkan dengan ekspor bulan Juli 2020 yang sebesar 294,75 juta dolar Amerika. 

“Ekspor pada bulan Agustus 2020 sebagian besar ditujukan ke negara Tiongkok sebesar 150,19 juta dolar AS atau sebesar 47,83 persen, Kemudian Malaysia sebesar 31,91 juta dolar AS atau 10,16 persen, dan Korea Selatan sebesar 25,40 juta dolar AS atau 8,09 persen,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih, Selasa (15/9/2020).

Endang berujar, untuk lima komoditas utama ekspor dari Sumsel yang terbesar pada bulan Agustus 2020 adalah bubur kayu atau pulp senilai 115,71 juta dolar AS atau 36,85 persen.

“Untuk karet senilai  97,85 juta dolar AS atau 31,16 persen, batubara senilai 45,38 juta dolar AS atau 14,45 persen, pupuk urea 10,53 juta dolar AS atau 3,35 persen, dan kayu/produk kayu 8,12 dolar Amerika atau 2,59 persen,” terangnya.

Namun, untuk ekspor Sumsel periode Januari hingga Agustus 2020. Tercatat sebesar 2.290,22 juta dolar AS, atau turun 17,12 persen dibanding nilai ekspor periode Januari hingga Agustus 2019 yang sebesar 2.763,42 juta dolar AS.

Selain ekspor, nilai impor di Sumsel pada Agustus 2020 sebesar 72,41 juta dolar AS atau naik sebesar 15,87 persen jika dibandingkan bulan Juli 2020 yang sebesar 62,49 juta dolar AS.

“Sebagian besar impor berasal dari negara Tiongkok sebesar 41,07 juta dolar AS atau 56,72 persen, Singapura 4,62 juta dolar AS atau 6,38 persen, dan India sebesar 4,21 juta dolar AS atau 5,81 persen,” paparnya.

Untuk impor di Sumsel hingga periode Januari sampai Agustus 2020 sebesar 446,93 juta dolar AS, atau naik sebesar 33,41 persen dibanding nilai impor periode Januari sampai Agustus 2019 yang sebesar 335,00 juta dolar AS.

“Jenis barang yang diimpor dengan nilai terbesar pada Agustus 2020 adalah mesin-mesin pesawat mekanik sebesar 43,78 juta dolar AS atau 60,46 persen, pupuk sebesar 9,90 dolar AS atau 13,67 persen, serta lokomotif dan peralatan kereta api 4,01 juta dolar AS atau 5,54 persen. Jadi total perdagangan luar negeri Sumsel bulan Agustus 2020

surplus sebesar 241,62 juta dolar AS,” terangnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More