intens.news
Mitra Informasi

Optimalkan Capaian PAD, Data Pemungut Pajak Harus Ada di Tingkat RT

0 14

Intens.news, PALEMBANG – Guna mengoptimalkan pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), dibutuhkan pengawasan dan koordinasi antara lini di seluruh sektor pemerintahan.

Walikota Palembang, Harnojoyo, meminta agar pendataan mengenai 11 sektor pajak tidak hanya melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) saja, melainkan juga bekerjasama dengan UPTD, Kecamatan, Kelurahan, bahkan sampai tingkat RT.

“Saat ini kita fokus, bahkan berlari dengan pajak daerah ini. Dengan kerjasama ini bisa saling mengkroscek sehingga bisa memaksimalkan penerimaan PAD,” kata Harnojoyo, dalam rapat koordinasi pencapaian PAD Optimalisasi Pajak Tahun 2020 di Rumah Dinas Walikota, Senin (24/2/2020).

Ia menjelaskan, selama ini terkait pendataan sektor sektor pajak, tidak melibatkan pihak pihak penguasa wilayah, seperti Lurah dan Camat. Sehingga tidak adanya transparansi terkait sektor pajak yang ada di wilayahnya.

“Jadi kedepan, data pemungut pajak harus ada di wilayah Kecamatan, seperti berapa jumlah restoran di suatu Kecamatan dan berapa bayar pajaknya sebulan. Sehingga ada transparansi kepada penguasa wilayah, seperti Kecamatan yang bekerjasama dengan UPTD,” tuturnya.

Selain transparansi, tambah Harnojoyo, dengan melibatkan kerjasama dengan penguasa wilayah dapat menyisir celah celah potensi pajak baru yang bisa dikenakan wajib pajak. Seperti membidik pengusaha yang berada di pinggiran Sungai Musi, yang saat ini sedang menyiapkan perda terkait pengawasan terhadap retribusi sungai.

“Terkait dengan batubara, kita sudah pernah bertemu dengan PT Bukit Asam yang pada dasarnya mereka siap berkontribusi PAD untuk kota Palembang,” jelasnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More