intens.news
Mitra Informasi
intens hari raya

Padi “Ampe” Jelang Musim Panen, Petani Prediksi Hasil Panen Turun 30 Persen

0 22

Inten.news, LAHAT – Menjelang musim panen raya, petani padi di Desa Masam Bulau, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat mengeluh. Lantaran padi yang ditanam Ampe alias tidak berisi, Senin (03/05/2021). 

Seorang petani, M Arief Nugraha mengatakan, sekitar 30 persen di setiap lahan petani desanya mengalami hal yang sama, pihaknya memprediksi hasil panen akan menurun.

“Biasanya satu hektar bisa mendapat 5-7 ton, namun melihat kondisi sekarang, bisa turun hingga 30 persen, atau kisaran 2,5-3 ton saja. Penurunan ini diakibatkan buah padi ampe, biasanya padi kelihatan berisi, buahnya semakin merunduk, ini malah melayang ditiup angin,” kata dia.

Arief mengaku, kondisi seperti itu baru kelihatan ketika padi menginjak usia hampir panen, atau pada usia 3,5 bulan menjelang 4 bulan.

“Pada awalnya pertumbuhan padi normal, tidak menunjukkan gejala apapun. Namun setelah berbuah baru kelihatan,” ujarnya.

Begitupun dengan lahan sawah milik petani lainnya, seperti milik Kamil, rata rata padi mereka di Ataghan Masam Bulau mengalami hal yang sama.

“Kami tidak tahu hama apa yang menyerang, karena kami hanya petani, tidak bisa mendeteksi serangan hama. Kami harap, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Lahat dapat melihat kondisi padi, apa yang terjadi, apa yang menyerang padi sehingga dapat menurunkan hasil panen secara signifikan,” harapnya.

editor : Fadhil

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More