intens.news
Mitra Informasi

Palembang Kembali Zona Merah, Gubernur Minta Walikota Jalani Aturan PPKM

0 128

Intens.news, PALEMBANG – Sepekan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro, Kota Palembang kembali dikategorikan sebagai daerah tingkat penyebaran Covid-19 tinggi atau zona merah. 

Menyikapi hal itu, Gubernur Sumsel Herman Deru meminta bagi daerah yang ikut menjalankan PPKM agar menjalani semua aturan yang telah dibuat. Dirinya juga akan mengingatkan kepala daerah sampai dengan tingkat RT dan RW.

“Perubahan zona penyebaran Covid-19 di suatu daerah selalu berfluktuasi. Zona merah ini kan fluktuatif harian. Saya minta kepala daerah jalani aturan yang saya tanda tangani,” katanya, Kamis (15/4/2021).

Sebelumnya, Deru juga telah meminta kepada pemerintah daerah untuk mengontrol dan mengawasi pelaksanaan PPKM di daerah yang menerapkan. Terutama, dengan kembali digencarkannya pelaksanaan desa siaga Covid-19 di 2.800 desa di Sumsel.

“Desa tangkal Covid-19 ini memang aktif dan tidak pernah mati. Namun mungkin perlu dikontrol. Nanti saya minta bupati, walikota untuk membantu mengontrol pelaksanaan PPKM di daerah, terutama di desa-desa. Kita ada 2.800 desa di Sumsel,” terangnya.

Selain itu, pemerintah Provinsi Sumsel juga akan memaksimalkan upaya pencegahan dengan menggiatkan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat Sumsel.

“Sosialisasi terus berjalan, dan kita juga terus menggencarkan upaya 3T, tracing, testing dan treatment. Ini upaya kita yang tidak pernah berhenti. Kita fokus untuk menurunkan penambahan angka positif Covid-19 di Sumsel,” jelas Deru.

Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengatakan, bahwa zona merah di Palembang hanya ada beberapa titik saja.

“Jadi, tidak di keseluruhan. Ada di dua kecamatan, tetapi saat ini pemberlakuan PPKM sehingga kecamatan itu dikatakan zona merah,” katanya usai menghadiri Audiensi Pimpinan KPK RI bersama seluruh kepala daerah se-Sumatra Selatan.

Harnojoyo menjelaskan, untuk mencegah penyebaran kasus Covid-19 lebih masif, pemerintah kota Palembang rutin mensosialisasikan aturan dan larangan selama PPKM diterapkan. “Tetap di lapangan perwali kita masih berlaku yang PSBB,” ujarnya.

Berdasarkan data laporan harian COVID-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel. Tercatat jumlah kasus positif sebanyak 9.347 kasus, suspek tercatat sebanyak 26.439 kasus, Orang Tanpa Gejala (OTG) 14.271 kasus.

Dua kecamatan di Palembang yang tercatat sebagai zona merah yakni Kecamatan Ilir Barat I dan Kecamatan Sako.

Sementara zona oranye yakni Alang-alang Lebar, Ilir Timur I, Ilir Timur II, Ilir Timur III, Ilir Barat II, Kemuning, Plaju, Kalidoni, Sematang Borang dan Sukarami. Sedangkan zona kuning terdiri dari Bukit Kecil, Gandus, Jakabaring, Kertapati, Seberang Ulu I dan Seberang Ulu II.

Editor: Deddy Pranata

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More