intens.news
Mitra Informasi

Pandemi Corona, Dolar AS Melemah, Harga Emas Naik 

0 223

Intens.news,PALEMBANG – Pandemi Corona yang dinilai telah menekan ekonomi global saat ini membuat nilai tukar dolar AS melemah, sehingga pergerakan harga emas meningkat naik.

Ivan salah satu pemilik toko emas di pasar Cinde Palembang menuturkan, untuk pergerakan harga emas sampai akhir bulan Maret 2020 saat ini lumayan naik. Hal tersebut dipicu nilai tukar dolar AS di pasaran melemah dikisaran harga Rp 17.000.

“Kenaikan logam mulia ini per gramnya, dalam satu bulan ini bisa 15 persen. Satu bulan yg lalu harga per sukunya Rp4.3 juta, dan sampai hari ini mencapai Rp4.7 juta per sukunya. Jadi faktornya akibat dolar,” ujarnya, Senin (30/03/2020).

Seiring naiknya harga emas tetsebut, daya tingkat pembeli pun turun 80 persen. Sedangkan untuk daya tingkat penjual dalam skala kecil ramai. Hal itu dikarenakan adanya situasi lock down.

“Yang lagi ramai sekarang ini, banyak yang menjual dalam skala kecil untuk menutupi persiapan  kebutuhan selama lock down. Pengunjung untuk dua Minggu ini turun 80 persen, mungkin karena ada pusat bisnis tutup dan ada yang di pekerjakan di rumah,” katanya.

Untuk mengantisipasi turunnya minat pembeli, dirinya tetap membuka toko. Pasalnya, selain ada sebagian toko emas yang tutup karena tidak mau beli barang, yang gampang dijual pun hanya emas.

“Mungkin kita tunggu sampai bulan April, karena lock downnya diperpanjang sampai April. Kita juga belum tahu posisinya, mudah-mudahan situasinya cepat lebih baik. Kita harus buka, karena untuk saat ini yang gampang di jual cuma emas,” ungkapnya.

“Harapan kepada pemerintah, semoga  situasinya cepat normal. sehingga bukan hanya anak-anak bisa segera masuk sekolah, tapi perekonomian cepat  membaik,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More