intens.news
Mitra Informasi

Pasal Utang, Pelaku Nekat Tikam Kepala Korban

0 19

Intens.news, PALEMBANG – Nasib nahas dialami seorang remaja berinisial MN (19) yang telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di kos-kosan Elly jalan Trikora lorong Sepakat Kelurahan Demang Lebar Daun, Jumat (12/2/2021) lalu.

Diketahui, dari jumlah empat pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap MN, dua dari empat pelaku berhasil diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Ilir Barat I Palembang. Sementara untuk dua pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kejadian bermula ketika pelaku yang berjumlah empat orang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung mengetok kamar kos korban. Ketika korban membuka pintu, dua pelaku langsung masuk kosan dan mematikan saklar lampu kosan tersebut.

Kemudian pelaku GL (19) memukul korban dengan menggunakan botol minuman sampai korban terjatuh. Tidak puas disitu, selanjutnya pelaku FI (17) langsung menendang dada sebelah kiri korban hingga korban tersungkur diatas kasur.

Lalu pada saat korban terjatuh, pelaku JR (17) langsung menusukkan pisau ke samping kiri kepala korban. Selanjutnya pelaku GL langsung mengambil 1 unit handphone merek Realme milik teman korban yang tergeletak di atas kasur. Kemudian keempat pelaku langsung melarikan diri.

Untungnya korban masih tersadar untuk segera membuat laporan kepolisian di Polsek IB I Palembang. Mendapati laporan tersebut anggota reskrim Polsek IB I bergerak cepat dan berhasil meringkus dua pelaku.

Saat dimintai keterangan di Polsek IB I, pelaku FI mengakui bahwa ia melakukan penusukan pada korban, dan menurutnya permasalahan tersebut dipicu karena korban memiliki hutang.

“Setahu saya dari GL, korban punya hutang 650 ribu dengan oomnya dan belum dikembalikan, lalu GL minta bantuan saya untuk mendatangi korban,” kata tersangka FI.

Sementara itu Kapolsek Ilir Barat I Kompol Deni Triana mengatakan, pelaku total empat orang dua sudah diamankan dan dua masih buron.

“Jadi keempat pelaku mendatangi kos – kosan tersebut dan melakukan penganiayaan pada korban, dua statusnya masih pelajar berhasil kita amankan, sedangkan dua lainya masih DPO dan terus kita lakukan pengejaran,” pungkasnya, Selasa (23/2/2021).

Editor : Fadhil

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More