intens.news
Mitra Informasi

Patuhi Keamanan Internasional, Pertamina Gelar Pelatihan ISPS

0 83

Intens.news, PALEMBANG – PT Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju Palembang menggelar pelatihan drill and security International Ships and Port Securities (ISPS) di The Alts Hotel Palembang, 20-21 Oktober 2020.

Pelatihan tersebut sebagai komitmen Pertamina dalam mematuhi peraturan keamanan internasional secara terbatas. ISPS code merupakan standarisasi kode internasional keamanan kegiatan perkapalan dan pelabuhan, yang menjadi syarat layak atau tidaknya sebuah kapal dan pelabuhan untuk dapat melaksanakan interaksi kegiatan pelayaran internasional.

Pelatihan ISPS code hanya digelar dalam bentuk Table Top Excercise ini ditujukan untuk melatih komunikasi antara instansi terkait yang bertugas menjaga keamanan dan keselamatan pelabuhan terutama Polairud, Pertamina, KSOP, SAR dan Lanal Palembang.

Mewakili General Manager Pertamina RU III Plaju, SMOM (Senior Manager Operation & Manufacturing ) Ahmad Aulia, menyampaikan, dalam melaksanakan proses bisnis migas dimana bongkar muatan kapal dalam bentuk BBM di pelabuhan Pertamina selalu berhadapan dengan aspek keamanan dan keselamatan kapal serta fasilitas pelabuhan.

“Dengan pelatihan ini sebagai bukti Pertamina berkomitmen terhadap regulasi keamanan dan keselamatan pelabuhan serta perkapalan baik nasional dan internasional,” jelasnya, Selasa (20/10/2020).

Sementara itu Manager Marine Region II, Capt. Uut Setiaji Sriwibowo, menyebutkan, seharusnya kegiatan tersebut dilakukan pada bulan April namun karena pandemi Covid-19 baru dilaksanakan pada akhir Oktober ini dengan pembatasan undangan dan penerapan protokol kesehatan.

“Kegiatan tahun ini berupa Table Top, berbeda seperti kegiatan tahun sebelumnya dimana drill exercise gelar secara manuvra. Harapan kami ke depan kegiatan drill exercise dapat dilaksanakan gelar manuvra untuk memperat kerja sama antar instansi,” terangnya.

Kepala Kantor KSOP klas II Bom Baru Palembang, Irwan menambahkan, pihaknya bersama dengan Pertamina dan institusi lainnya telah aktif melakukan penjagaan di fasilitas pelabuhan di Sumsel.

“Kami tempatkan personil meskipun ada pengurangan personil sebanyak 30 persen, tahun 2020 berjalan dengan lancar tidak ada gangguan,” tuturnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More