intens.news
Mitra Informasi

Pekan Ketiga November, Enam Polres di Sumsel Nihil Ungkap Kasus Narkoba

0 24

Intens.news, PALEMBANG – Puluhan kasus narkotika di Minggu ketiga November 2020 diungkap jajaran Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Ada sebanyak 56 tersangka ditangkap yang terlibat dalam pengungkapan kasus narkoba tersebut.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, ada sebanyak 46 kasus yang diungkap Ditres Narkoba Polda Sumsel dan Polres/Tabes selama Minggu Ketiga November ini, termasuk menangkap puluhan tersangka.

“Dari 56 tersangka yang ditangkap, 46 tersangka diantaranya merupakan pengedar narkoba, sedangkan 10 tersangka lainnya merupakan pemakai barang haram tersebut. Untuk barang bukti yang disita yakni sabu sebanyak 770,38 gram, ganja 785,67 gram dan pil ekstasi sebanyak 100,5 butir,” ujar Supriadi, Senin (23/11/2020).

Dijelaskan Supriadi, dari segi kuantitas banyaknya Laporan Polisi (LP) yang diungkap, Polres Muara Enim menjadi yang terbanyak dengan 13 LP dan 13 tersangka. Lalu, dari Polrestabes Palembang dengan 7 LP dan 8 tersangka, Dit Narkoba Polda Sumsel dengan 5 LP dab 7 tersangka.

“Kemudian dari Polres  Banyuasin dengan 3 LP dan 3 tersangka, Polres Ogan Ilir, Polres OKU Selatan dan Polres Muratara masing-masing dengan 1LP dan 1 tersangka. Lalu, dari Polres Lahat dengan 2 LP dan 2 tersangka, Polres Pagaralam dengan 1 LP dan 2 tersangka, Polres OKU dengan 5 LP dan 7 tersangka, Polres OKU Timur dengan 4 LP dan 8 tersangka, serta dari Polres Lubuk Linggau dengan 3 LP dan 3 tersangka,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Supriadi, terdapat enam Polres yang nihil melakukan pengungkapan kasus narkoba yakni dari Polres Musi Banyuasin, Polres OKI, Polres Prabumulih, Polres Empat Lawang, Polres Musi Rawas dan Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Menurutnya, dari barang bukti narkoba yang disita seperti narkotika jenis sabu, ganja dan ekstasi setidaknya aparat kepolisian telah menyelamatkan 8.751 anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba.

“Dengan terungkapnya peredaran sejumlah kasus tersebut, Polda Sumsel tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More