intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

Pelaku Jambret di Megaria Babak Belur Dihajar Massa

0 66

Intens.news, PALEMBANG – April Wijaya (35) babak belur dihajar massa di depan eks Pasaraya Dika. Dia menjadi korban amukan massa usai tertangkap basah saat melakukan aksi pencopetan di depan Megaria, Jalan Tengkuruk Permai, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Rabu (9/10/2019).

Usai dihajar massa, April kemudian diserahkan ke anggota Sat Sabhara Polresta Palembang, yang pada saat kejadian sedang melakukan patroli di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya pelaku digiring ke Polresta Palembang bersama korban Fitria (37) bersama suaminya Yusuf (42), warga Jalan Taqwa, Mata Merah, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara, mengatakan pelaku copet sudah diserahan dari anggota Sat Sabhara Polrestabes Pelembang. Ketika kejadian, petugas sedang melakukan patroli.

“Kita mendapat serahan pelaku copet di depan Megaria oleh anggota Sat Sabhara, selanjutnya pelaku akan dimintai keterangan terkait dengan aksi pencopetan yang dilakukannya,” ujarnya.

Untuk kronologinya, Yon menjelaskan, bahwa pelaku sudah mengintai korbannya Fitria, yang sedang fokus membeli dompet di depan Megaria. Di saat korbannya lengah pelaku langsung mengasak dompet korban yang berisi uang sebesar Rp1,5 juta.

Fitria mengatakan, waktu kejadian dirinya bersama anak dan suaminya sedang membeli dompet di TKP. “Saya sama anak dan suami hendak membeli dompet, kemudian ada pembeli lainnya memberitahukan kalau dompet saya sudah dicuri pelaku saat dia melewati saya,” jelasnya.

Saat mengetahui dirinya sudah menjadi korban copet, Fitria lantas berteriak. Pelaku berhasil ditangkap. Massa yang merasa geram langsung melampiaskan amarah terhadap pelaku sebelum diserahkan kepada aparat berwajib.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More