intens.news
Mitra Informasi

Pembangunan di RSUD Banyuasin Dialoprkan ke Kejati Sumsel

0 40

Inten.news, Palembang – Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) melaporkan dua pekerjaan di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuasin ke Kejati Sumsel. Jumat (14/1/2021).

Dalam laporannya, mereka mempersoalkan terkait Pembangunan Gedung Sarana Kesehatan (Ruang Tekanan Negatif), APBD Tahun 2021 yang dikerjakan oleh CV RAK senilai Rp. 6.360.400.000,00.

Kemudian, pada Pembangunan Gedung Sarana Kesehatan (Ruang PCR), APBD Tahun 2021 yang dikerjakan oleh CV NJA senilai Rp. 760.000.000,00.

Direkrur Eksekutif SIRA, Rahmat Sandi Iqbal mengatakan, dalam hal ini pihaknya meminta Kejati Sumsel agar mengusut indikasi permainan-permainan yang mengarah pada tindak pidana Korupsi, Kolisi dan Nepotisme (KKN) pada dua pekerjaan tersebut.

“Sebagai kontrol sosial, kita terus mendukung aparat penegak hukum dalam memberantas KKN di negeri yang kita cintai ini,” tegasnya.

Disamping itu,  Sekretaris Eksekutif SIRA, Rahmat Hidayat menambahkan, agar pihak Kejati Sumsel segera membentuk tim guna melakukan penyelidikan serta memeriksa realisasi pekerjaan tersebut.

Selain itu, dia meminta Kejati untuk memanggil Kepala Bidang Pembangunan RS dan pihak pelaksana kerja serta memeriksa sesuai dengan hukun yang berlaku.

“Untuk memudahkan pihak Kejati dalam menemukan bukti awal, kami menyerahkan berkas KAK, Rab dan spesifikasi pekerjaan,” jelasnya.

Tak hanya itu, dalam waktu dekat SIRA juga akan mendatangi BPK RI meminta agar RSUD Banyuasin menjadi prioritas dalam proses pengauditan khususnya pada dua pekerjaan tersebut.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More