intens.news
Mitra Informasi

Pembobol Ruko di Palembang, Ditembak

0 146

Inten.news, PALEMBANG – Satu dari dua pelaku pencurian dengan membobol sebuah toko laundry karpet atau ambal yang ada di Jalan Kol H Burlian, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang – Alang Lebar, Palembang berhasil ditangkap Opsnal Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

Tersangka Rio Pratama alias Rio (19) warga Jalan Gub HA Bastari, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, ditangkap ditempat persembunyian, Selasa (23/11/2021) sekira pukul 21.00 WIB. Lantaran berusaha mencoba melarikan diri saat akan ditangkap, tersangka diberikan tindakan tegas terukur ditembak di betisnya.

Informasi dihimpun, aksi pencurian dilakukan tersangka dan rekannya DPO Mulkan, pada Minggu (21/11/2021) sekira pukul 04.00 WIB di toko korban Aflim Eka Putra (39). Dalam aksi ini pelaku berhasil menggasak 2 buah ambal yang ada didalam toko milik konsumen.

“Awalnya karyawan saya hendak membuka toko, dan melihat kondisi dalam toko sudah berantakan. Lalu dia menelpon saya, dan saat saya ke toko ternyata benar sudah berantakan kondisi toko didalam, saat saya cek ternyata ada dua buah ambal sudah hilang,” terang korban kepada polisi.

Lanjutnya, mengetahui adanya kejadian korban mencoba mencari tau dengan mengecek kamera CCTV yang ada di toko. “Ternyata benar setelah di cek kamera CCTV ada yang mencurinya,” ungkap korban.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum, AKP Robert P Sihombing membenarkan Sat Reskrim Polrestabes Palembang khususnya Unit Pidum dan Tekab 134 berhasil menangkap satu dari dua pelaku pencurian.

“Tersangka ditangkap setelah anggota Reskrim Unit Pidum dan Tekab 134 melakukan penyelidikan terkait aksi pencurian yang dilaporkan korban, berkat petunjuk dari kamera CCTV akhirnya diketahui tersangkanya dan langsung dilakukan penangkapan. Benar dilakukan tindakan tegas terukur karena tersangka berusaha melarikan diri saat akan ditangkap,” ujar Kompol Tri Wahyudi, Rabu (24/11/2021) diruang kerjanya.

Lanjut Kompol Tri, Atas kejadian ini korban mengalami kerugian 2 ambal yang diantaranya, 1 ambal bermotif zebra garis kotak – kota putih, dan 1 ambal berwarna coklat motif kotak – kotak merah, dengan kerugian ditaksir Rp 1,6 juta. “Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP ancaman penjara diatas 5 tahun, dan kini tersangka sedang didalami terkait aksi lainnya,” jelasnya.

Sementara, tersangka Rio saat ditemui diruang Riksa Reskrim mengakui perbuatannya melakukan pencurian bersama rekannya yang kini buron. “Ambal itu saya jual dengan laki – laki tak dikenal di kawasan Pasar Cinde, dijual seharga Rp 200 ribu. Uang nya sudah habis dipakai untuk keperluan sehari-hari saja pak,” katanya.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More