intens.news
Mitra Informasi

Pemerintah Dinilai Harus Lebih Bijak Dalam Mengatasi Wabah Corona

0 172

Intens.news,PALEMBANG-Merebaknya pandemi covid-19 membuat pemerintah Indonesia melakukan upaya pencegahan dengan mengeluarkan berbagai kebijakan yang diklaim mampu mengurangi dan memutus penularan wabah yang sangat membayakan bagi keselamatan masyarakat itu.

Adapun kebijakan tersebut salah satunya yaitu dengan menutup masjid. Alasannya karena masyarakat Indonesia mayoritas beragama muslim. Melihat kebijakan tersebut sebagian masyarakat ikut mempertanyakan, kenapa hanya masjid saja yang ditutup, sedangkan tempat hiburan malam, Mall, Bioskop masih tetap buka. Padahal tempat-tempat tersebut memiliki resiko yang cukup tinggi dalam penularan Covid-19.

Ketua Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumsel, Husin Rianda meminta, seharusnya pemerintah lebih bijak dalam membuat kebijakan. Tidak hanya tempat ibadah saja yang ditutup, tetapi tempat hiburan dan tempat-tempat lainya yang dianggap mempunyai resiko tinggi akan penularan covid-19 juga harus ditutup.

“Jika pemerintah tidak bersikap tegas dan bijak, maka kami yang akan melakukan sweeping ketempat – tempat yang dianggap beresiko terhadap penularan covid-19,” ujarnya, Minggu (29/03/2020).

Sementara itu, dari hasil investigasi pihaknya di lapangan, bahwa alat-alat atau fasilitas penunjang untuk pencegahan covid-19 seperti masker dan hand sanitizer sangat langka dijumpai. Meskipun ada, harga jualnya pun sangat tinggi naik 10 kali lipat. Hal itu justru sangat memberatkan bagi kalangan masyarakat menengah sampai kebawah.

Belum lagi dengan himbauan terkait dengan sosial distancing tentunya sangat besar dampaknya terhadap perekonomian. Tidak hanya itu, dirinya juga mengatakan bahwa kita juga harus saling bekerjasama, dan saling membantu dalam memberikan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat untuk meminimalisir penularan covid-19.

“Semoga wabah ini cepat berlalu dan tidak menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, serta perekonomian kembali pulih seperti semula,” ungkapnya.

Editor: Muhammad Uzair

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More