intens.news
Mitra Informasi

Pemkot Palembang Terima Surat Penetapan Tersangka Kasus Dinas Perdagangan

0 33

Intens.news, PALEMBANG — Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Palembang, Ratu Dewa membenarkan jika ada pengeledahan dan pemeriksaan terhadap tiga orang ASN yang bertugas di Dinas Perdagangan Kota Palembang.

Tiga orang ASN tersebut yakni satu orang Kepala Bidang dan dua orang lainnya adalah Kepala Seksi. “Ia saya sudah terima informasi itu bahwa ada ASN di Dinas Perdagangan yang diperiksa Kejari Banyuasin. Baru keluar surat penetapan tersangka terkait masalah tera,” jelasnya, Rabu (24/2/2021).

Adanya pemeriksaan dari Kejari Banyuasin ditambahkan Dewa, pihaknya masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah sampai hasil persidangan mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Kita tetap mengedepankan azas pra duga tak bersalah. Jika nanti sudah ada hasil persidangan, terhadap ketiga ASN ini, barulah Pemkot menindaklanjuti status kepegawaian,” jelas dia.

Menurut dia, meskipun sudah keluar surat penetapan tersangka dari Kejari Banyuasin, namun hingga hari ini ketiga ASN tetap bekerja seperti biasa.

“Penetapn tersangka sudah diterima dan langsung disposisi ke inspektorat. Sejak semula saya menekankan bagian hukum proaktif ke dinas perdagangan terkait adanya ksus hukum ini,” terangnya.

Dengan adanya permasalahan ini, Dewa secara tegas mengingatkan agar ASN di Pemerintah Kota Palembang tanpa terkecuali untuk selalu taat terhadap aturan.

“Kedua, dokumen sekecil apapun harus tertata rapi dan pentingnya melakukan tertib administrasi baik dokumen pendukung atau lainnya,” tutup Dewa.

Sebelumnya, Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menyatakan, penggeledahan itu guna mengamankan sejumlah dokumen terkait dugaan kasus korupsi uji tera di Banyuasin.

“Benar hari ini ada penggeledahan terkait dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan kegiatan tera atau tera ulang terhadap UTTP oleh Dinas Perdagangan Kota Palembang di wilayah Kabupaten Banyuasin Tahun 2017- 2019,” ucapnya.

Ia juga menyatakan bahwa ada tiga orang yang diduga terlibat dalam perkara korupsi ini yang mana semuanya berstatus ASN.

“Ini masih tahap penggeledahan dan yang melaksanakan itu Kejari Banyuasin, jadi masih menunggu data selanjutnya dari pihak Kejari Banyuasin terlebih dahulu. Nanti kita informasikan kabar selanjutnya,” tutup Khaidirman.

Editor: Deddy Pranata

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More