intens.news
Mitra Informasi

Pempek Jumputan, Cita Rasa Unik Bertabur Warna

0 47

Intensnews, PALEMBANG-Pempek adalah salah satu makanan khas tradisional dari Kota Palembang. Meski banyak memiliki varian, namun khas pempek selalu di kaitkan dengan cuka yang menjadi saus utamanya. Namun olahan dari bahan ikan, tepung, dan rempah tersebut kini semakin menarik dan berwarna-warni yakni pempek Jumputan.

Faila Ulfa adalah penggagas pempek jumputan yang saat ini sedang viral di Palembang. Dia mengolah makanan khas tersebut, hingga memiliki warna-warni khas kain jumputan. Berbagai varian pempek terlihat berwarna merah, hijau, biru, ungu, kuning khas jumputan. Meski berwarna, namun rasa khas pempek yang lezat tidak hilang akibat campuran berbagai bahan sayur dan buah yang menjadi dasar warna pempek tersebut.

“Ide awal buat pempek warna jumputan ini, karena bosen dengan pempek itu-itu saja, (tidak monoton), akhirnya saya kombinasikan pempek dengan warna-warni jumputan ini,” kata Faila kepada wartawan sabtu, (9/1/2021).

Pempek warna jumputan ini sama seperti pempek pada umumnya, yang berbahan dasar ikan, tepung tapioka (sagu), bawang putih, garam, penyedap rasa. Dan untuk pewarnaannya di campur dengan bahan-bahan seperti buah naga, wortel, sayur pak coi, dan lainnya.

“Untuk warna hijau berbahan dari sayur pak coi, warna merah berbahan dari buah naga, warna oren berbahan dari wortel, dan warna ungu berbahan dari kol warna ungu,” ungkap pemilik dapur piniti ini.

Dia menjelaskan, dalam pembuatannya bahan seperti sayur pak coi yang menjadi warna dasar hijau terlebih dahulu di blender. Dan air saringannya kemudian di campurkan dengan adonan dasar pempek hingga pempek terdapat warna hijau. Demikian juga dengan warna merah, maka buah naga di blender dan dicampur dengan bahan dasar pempek. Karena viral, dia berhasil membuat pesanan sebanyak 20 kilogram pempek perbulannya.

” Biasanya yang paling ramai pesanan itu mendekati lebaran atau bulan puasa, banjir sekali pesanan, tapi kalau sebulannya hanya 20 kg,” ujarnya.

Harga yang ditawarkan pun bervariatif, untuk harga pempek kecil dijual dengan harga, Rp 2.500 dan Rp 30.000,untuk 1 pempek lenjer besar.

“Alhamdulillah pempek warna jumputan ini sudah di jual ke berbagai macam kota, tak hanya Palembang, tapi juga Banjarmasin, Depok dan kota-kota lainnya,” ujar dia.

Foto(Ist): Pempek Jumputan

Cara Memasak Pempek dan Cuko

Pada umumnya cukup banyak varian pempek. Seperti pempek kapal selam, pempek adaan, pempek kulit, pempek lenjer, dan lainnya. Dan untuk di ketahui, makanan khas ini sudah dikenal sejak era Kesultanan Palembang Darussalam pada tahun 1617 Masehi.

Menurut ceritanya, nama pempek berasal dari nama seorang pria keturunan Tionghoa yang biasa dipanggil Apek. Dia membuat makanan dengan bahan olahan ikan. Karena berjualan dengan menjajakan keliling, para pembeli sering memanggilnya “Peek, Peek”. Hingga kemudian nama makanan tersebut menjadi pempek. Meski hanya cerita rakyat, pempek bisa dikaitkan dengan beberapa makanan khas Tionghoa yang sangat mirip dengan pempek seperti bakso ikan, kekian, dan ngohyang. Berikut cara memasak pempek dan cuko.

Bahan-bahan

-450 gr tenggiri yg dihaluskan

-400 ml air putih

-1 btr putih telur

-5 siung bawang putih, dihaluskan

-300 gr sagu

-secukupnya garam

-secukupnya gula

-sedikit sagu buat di talenan dan tangan

Cara memasak,

Masukkan ikan yg sudah dihaluskan ke dalam baskom. Kemudian masukkan air putih, ulenin kembali sampai kalis. Setelah tercampur rata. Masukkan sagu 300 gr, sedikit demi sedikit sambil aduk rata sebentar saja jgn terlalu lama diuleni pempek bisa alot. Dibawah ini foto adonan pempek yg siap dibentuk. Tambahkan bawang putih, garam, gula, putih telur. Ulenin pakai tangan sampai rata Siapkan talenan. Taburi sedikit sagu di talenan dan di tangan. Taro adonan pempek di talenan. Bentuk lonjong panjang dg menggulung adonan pempek dengan telapak tangan. Rebus pempek yang sudah dibentuk kedalam air mendidih dan diberi sedikit minyak makan. Jika pempek mengapung berarti sudah matang kemudian angkat dan tiriskan.

Cuko Pempek

Bahan-bahan:

-500 gram gula merah

-500 ml air

-3 sendok makan asam jawa

-1 sendok makan ebi sangrai, haluskan

-1 sendok teh gula pasir

-1/2 sendok teh garam

Bumbu Halus:

-10 siung bawang putih

-10-20 buah cabai rawit

– 3 buah cabai merah keriting

Cara Membuat Cuko Pempek:

Rebus air bersama gula merah hingga larut sepenuhnya. Setelah itu angkat dan saring airnya. Rebus kembali larutan gula merah bersama bumbu halus, garam, gula pasir, ebi yang sudah dihaluskan dan asam jawa.Masak dengan api kecil sampai airnya sedikit menyusut. Jika cuko sudah mencapai kekentalan yang diinginkan, segera angkat dari kompor. Saring cuko, kemudian tempatkan di wadah. Jika sudah dingin, tutup rapat dan masukkan ke dalam lemari es.

Editor: Muhammad Uzair

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More