intens.news
Mitra Informasi

Pemprov Sumsel Perintahkan OPD Rekap Dana Pembangunan 

0 11

Intens.news, PALEMBANG – Guna menindaklanjuti arahan Gubernur Sumsel, Herman Deru terkait kegiatan peresmian infrastruktur yang telah dibangun pada tahun 2019-2020. Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabupaten dan kota diminta memberikan rekap data ke Provinsi Sumsel.

“Diharapkan rekan-rekan OPD dapat memberikan data terkait bangunan infrastruktur yang telah dibangun, baik jalan, jembatan, rumah sakit, stadion, sekolah, dan lain – lain yang dibiayai APBD sejak 2019-2020,” ujar Plt. Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Dr Ekowati Retnaningsih, Rabu (13/1/2021).

Dikatakannya, kegiatan yang direncanakan di 17 kabupaten/kota itu, para kepala OPD Sumsel diperintahkan dapat memberikan data per kabupaten/kota yang telah direkap dan disinkronisasikan dengan pihak terkait.

“Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemprov Sumsel selama 2 tahun ini,” terangnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, tahun 2021 ini pihaknya ingin mengembangkan infrastruktur selain jalan dan jembatan secara merata di provinsi tersebut.

“Fokus kami bukan hanya jalan dan jembatan, tetapi irigasi, termasuk juga kolam retensi dan juga penataan permukiman,” katanya.

Sebelumnya, dia memaparkan, pemprov telah berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur berupa jalan dan jembatan. Deru mengatakan, untuk tahap awal Pemprov Sumsel telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palembang. Selanjutnya, gubernur pun akan berkoordinasi dengan kepala daerah 16 kabupaten/kota lainnya untuk membahas pemerataan pembangunan infrastruktur tiap daerah.

“Setelah ini kita merambah ke infrastruktur kabupaten/kota, yang mana hari ini kita awali di Kota Palembang, setelah itu baru yang lain akan kami undang,” ungkapnya.

Dirinya juga telah mengintruksikan kepala OPD tekait dengan infrastruktur untuk cepat tanggap dalam menangani kondisi infrastruktur yang sifatnya nonprogram. Sebagai contoh, dia menyebutkan untuk pembangunan saat ada banjir yang terjadi secara mendadak.

“Termasuk kalau ada jalan yang berlubang, masyarakat bisa kontak langsung via telepon dan ada layanannya yang akan mendistribusikan persoalan ini,” jelasnya.

“Alokasi dana untuk pembangunan infrastruktur tak hanya bersumber penganggaran dananya tidak hanya bersumber dari APBN tetapi juga APBD provinsi dan APBD kabupaten/kota,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More