intens.news
Mitra Informasi

Pendaftaran Pilkada Ditutup, KPU Sumsel : Ada Dua Paslon Lawan Kotak Kosong

0 34

Intens.news, PALEMBANG – Setelah masa pendaftaran bagi bakal pasangan calon (Paslon) pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 7 Kabupaten di Sumsel resmi ditutup. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel memastikan ada dua Paslon melawan kotak kosong.

“Resmi di tutup pada 12 September 2020 lalu, kita pastikan Paslon petahana OKU, Kuryana Azis-Johan Anuar dan paslon petahana OKU Selatan, Popo Ali Martopo-Sholehien Abuasir melawan kotak kosong,” ungkap Ketua KPU Sumsel, Kelly Mariana, Senin (14/9/2020).

Kedua bakal paslon petahana resmi maju dengan dukungan seluruh partai politik (parpol) pengusung dan pendukung. Keduanya melanggeng setelah resmi mengirimkan berkas pada hari pertama pendaftaran.

“Dalam waktu dekat kedua paslon akan melaksanakan tes kesehatan pada 16-17 September,” jelas dia.

Sedangkan dua calon Musi Rawas Utara (Muratara) dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang sebelumnya absen tes pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, juga akan melakukan pemeriksaan bersamaan.

“Untuk Muratara nanti berbarengan dengan OKU Selatan dan OKU, karena hasil swab terakhirnya negatif dan dinyatakan sehat. Sedangkan untuk PALI masih menunggu hasil swab-nya hari ini,” jelas dia.

Kelly menambahkan, dalam menghadapi kotak kosong pihaknya tetap menargetkan partisipasi politik yang tinggi. Untuk di OKU, target tersebut mencapai 79 persen sedangkan OKU Selatan mencapai 77 persen dari jumlah suara.

“Tetap untuk mencapai partisipasi publik yang tinggi kita lakukan sosialisasi, pilkada akan tetap berlangsung dengan menggunakan protokol kesehatan agar aman dari sebaran virus,” jelas dia.

Menurut Kelly, pelaksanaan Pilkada melawan kotak kosong tak berbeda dengan proses pilkada yang wilayahnya memiliki calon lawan. Apa lagi untuk di Sumsel pernah memiliki riwayat melawan kotak kosong pada Pilkada 2018 lalu, yakni di Kota Prabumulih.

“Perbedaannya hanya di logistik surat suara. Kalau di daerah lain ada dua paslon atau lebih, maka di surat suara OKU Selatan dan OKU hanya ada paslon dan kolom kosong,” jelasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More