intens.news
Mitra Informasi

Penerima BSPS Pagaralam Mayoritas Gunakan Swadaya Mandiri

0 67

Intens.news, PAGARALAM – Selain progresnya yang hampir finishing dan mencapai 100 persen, pada saat monitoring dan evaluasi (Monev) Dinas Kawasan Permukiman dan Perumahan (DKPP) Pagar Alam terhadap penerima bantuan Peningkatan Kualitas melalui BSPS NAHP, didapati penerima bantuan rata-rata menggunakan dana swadaya disamping dana bantuan yang diterima.

Seperti yang diutarakan Imah (33) salah seorang penerima bantuan BSPS mengatakan,bahwa dirinya lebih banyak menggunakan swadaya untuk meningkatkan kualitas rumahnya,hal itu dilakukan karena untuk lebih membuat rumah yang dirinya bangun menjadi lebih baik dan layak huni.

“Kita tau,dari dana yang kita terima hanya untuk peningkatan kualitas saja yakni atap,lantai dan dinding saja,namun tidak salah kalau kita gunakan uang pribadi untuk bangunan-bangunan lainya,”jelasnya.

Diakuinya,jika sebelumnya,rumah yang dirinya tempati memang tergolong rumah tidak layak huni,dan dengan adanya program dari BSPS jadi tergerak untuk memperbaiki rumah secara total meskipun harus mengeluarkan uang pribadi.

Hal senada dikatakan penerima bantuan lainya yakni Tarno (45) bahwa dirinya juga memanfaatkan program ini untuk merombak habis bangunan semula rumahnya meskipun harus menambah biaya pribadi untuk membeli material maupun upah tukang.

“Mumpung, jadi tidak ada salahnya kita tambahi dengan uang kita sendiri meskipun sudah dapat bantuan,kan manfaatnya untuk kita sendiri,”ujarnya.

Sementara Kabid Perumahan dan PSU DKPP Kota Pagar Alam Lengga Heriadi tak menampik jika mayoritas penerima bantuan menggunakan swadaya pribadi didalam pelaksanaan program BSPS ini.

“Memang sejatinya harus begitu,karena ini sifatnya stimulan untuk menarik atau menggerakkan masyarakat penerima bantuan untuk meningkatkan kualitas rumah mereka dengan sebaik-baiknya,meskipun dalam pelaksanaanya justru terlihat seperti bangunan baru,”ucapnya.

Lengga menilai,bisa jadi bahwa penerima bantuan ini memang sudah memiliki rencana sendiri untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas rumah mereka,dan baru bisa dilaksanakan dengan adaya bantuan dari program BSPS ini.

Karena kata Lengga,kalaupun hanya bergantung dengan besaran dana bantuan yang mereka terima memang dinilai belum cukup,dimana penerima bantuan hanya mendapat dana 17,5 juta rupiah yang mana 15 juta berupa bahan atau material sedang 2.5 jutanya lagi untuk upah tukang.

“Kita berharap dengan banyaknya yang menggunakan dana swadaya ini akan menambah kualitas rumah penerima bantuan dan turut membantu suksesnya program BSPS ini,” terangnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More