intens.news
Mitra Informasi

Penghasilan Berkurang Akibat Kapal Ponton, Nelayan Tuntut Perusahan Tanggung Jawab

0 21

Intens.news, BANYUASIN – Puluhan nelayan Desa Lebung, Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan mendatangi Kantor Satuan Intelkam Polres Banyuasin Banyuasin, Rabu (16/09/2020).

Hal ini guna menyampaikan aspirasi nelayan khusus masyarakat Desa Lebung berkaitan dengan parkirnya atau menyandarnya kapal ponton batu bara di daerah mereka.

Koordinator Aksi, Indosapri, mengatakan, penyampaian aspirasi ini sebenarnya sudah difasilitasi untuk diskusi dengan pihak perusahan yang digugat. Namun hasilnya ternyata yang hadir bukan bagian jasa kapal tapi bagian batu bara.

“Disini kami kecewa, tapi nanti akan kita tunggu 3 hari kedepan, Tentu disini pertanggungjawaban yang kami minta,” katanya.

Disampaikan Indosapri, efek dari bersandarnya kapal tersebut membuat penghasilan para nelayan yang mencari ikan disungai dengan cara menjaring menjadi berkurang.

“Penghasilan yang selama ini rata-rata mencapai Rp 500 Ribuan/hari. Nah ketika ada kapal yang bersandar jauh sekali menurun. Kami mengharap menjadi keluhan masyarakat bisa dikasih solusi,” tegasnya.

Sementara Staf Humas dari pihak perusahaan batu bara Eko Handoko yang ada pada kesempatan tersebut menyampaikan, akan mengkoordinasikan dengan pimpinannya.

“Kami meminta waktu kepada masyarakat dan kami akan melaporkan aspirasi kendala dan keluh kesah dari masyarakat ke asosiasi pemilik kapal dan manegement perusahaan yang ada di Palembang,” singkatnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More