intens.news
Mitra Informasi

Pengidap Gagal Ginjal Ternyata Rentan Terpapar COVID-19

0 19

Intens.news, PALEMBANG – Orang yang memiliki penyakit gagal ginjal akut ternyata lebih berpontensi tertular virus corona (COVID-19), dibandingkan orang biasa. Hal ini disebabkan karena pasien ginjal memiliki kekebalan tubuh yang lemah.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Palembang, Zulkhair, mengatakan agar tak terinfeksi virus corona, pasien gagal ginjal diminta menerapkan protokol kesehatan ketat. Mulai dari tidak boleh berkerumun, selalu memakai masker standar, dan rutin mencuci tangan.

“Pasien gagal ginjal ini terpapar dari bertemu orang atau anggota keluarga. Selain itu, tidak semua pasien ketika akan cuci darah menggunakan kendaraan sendiri jadi mereka terinfeksi COVID-19 saat di perjalanan,” jelasnya Senin (19/10/2020).

Ia menambahkan meski risiko penularan COVID-19 lebih tinggi, pasien gagal ginjal tak perlu merasa khawatir saat melakukan proses cuci darah.

“Proses cuci darah dilakukan dengan protokol kesehatan, selain sebelum itu petugas medis akan melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk mendeteksi jika ada kemungkinan terinfeksi COVID-19,” ungkapnya.

Tak hanya itu, saat cuci darah pasien juga wajib menggunakan masker saat cuci darah. Petugas kesehatan juga lakukan pemeriksaan kesehatan. Misal ada demam, gejala akan dilakukan tes swab.

“Kalau positif COVID-19 nanti dikirim ke IGD, dirawat di ruang isolasi khusus, tidak boleh campur dengan orang lain dan petugas medis pakai APD lengkap,” terang Zulkhair.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More