intens.news
Mitra Informasi

Penuhi Hak Pendidikan di Masa Pandemi, Disdik Bentuk Pos Darurat Covid-19

0 339

Intens.news, PALEMBANG – Seluruh lapisan kehidupan mengalami dampak yang luar biasa akibat penyebaran wabah virus Corona (Covid-19). Di Indonesia, virus tersebut sampai saat ini masih belum bisa dikendalikan, tidak terkecuali di dunia pendidikan. 

Dalam rangka pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat Covid-19, perlu dibentuk Pos Pendidikan yang bertugas sebagai Sekretariat Penanganan Darurat Covid-19 Bidang Pendidikan. Pos Pendidikan ini merupakan bagian dari Gugus Tugas Covid-19 di daerah.

Pada Rabu (20/5/2020), Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, mengadakan rapat koordinasi pembentukan Pos Pendidikan Penanganan Darurat Covid-19 bersama jajaran pejabat Dinas Pendidikan dan beberapa kepala sekolah, yang langsung dipimpin Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Riza Fahlevi.

Riza mengatakan, dalam rapat tersebut ada beberapa point disampaikan tentang tugas Pos Pendidikan, di antaranya, melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 beserta instansi terkali lainnya dan melaksanakan koordinasi dengan Kemendikbud.

Kemudian melakukan pendataan warga satuan pendidikan terpapar Covid-19 (ODP, PDP, terkonfirmasi positif), menyusun dan menetapkan kebijakan pendidikan selama masa darurat Covid-19, memfasilitasi pembelajaran daring/luring, memantau dan menngevaluasi pelaksanaan belajar dari rumah oleh satuan pendidikan.

Dikatakan Riza, Pos Pendidikan ini juga berperan aktif dalam penyebaran informasi dan edukasi pencegahan Covid-19.

“Kita harus berperan aktif dalam upaya membantu pemerintah dalam penanganan darurat Covid-19 dengan memberi informasi dan edukasi untuk mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Riza Fahlevi menyampaian dalam era darurat Covid-19 harus tetap semangat. Proses pendidikan harus tetap berjalan.

“Proses pendidikan tidak boleh stagnan. Proses pendidikan dapat dilakukan dengan belajar dari rumah, baik secara daring maupun luring, meski dalam keadaan Covid-19 pembelajaran akan tetap berjalan,” tuturnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More