intens.news
Mitra Informasi

Peserta UTBK-SBMPTN di Luar Palembang Bisa Ikut Tes di Lokasi Mitra

0 30

Intens.news, PALEMBANG – Peserta UTBK-SBMPTN, khusus yang masih berada di luar provinsi/kabupaten/kota yang tidak dapat hadir di lokasi pusat UTBK tempat tes, karena alasan keselamatan dan kesehatan atau pusat UTBK yang belum dapat menyelenggarakan tes.

Maka peserta, dapat mengikuti tes UTBK di lokasi Mitra UTBK tambahan, di daerah setempat dalam penyelenggaraan UTBK PTN bekerja sama dengan SMA/SMK/MA yang memenuhi persyaratan.

Hal ini mengingat Peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) Universitas Sriwijaya (Unsri) tidak hanya dalam kota saja, namun banyak juga berasal dari kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel), bahkan ada yang di Pulau Jawa.

“Kegiatan penjadwalan ulang dan relokasi tempat tes, akan dilaksanakan oleh LTMPT dan pusat UTBK bakal diinformasikan ke peserta UTBK-SBMPTN melalui saluran informasi resmi, dan peserta wajib login kembali ke portal LTMPT agar dapat mencetak Kartu Tanda Peserta ujian baru,” ujar Koordinator Humas SBMPTN Unsri, Zulkifli Dahlan, Senin (29/6/2020).

Pelaksanaan UTBK sebelumnya, dilakukan dengan empat sesi. Namun mengingat sistem ujian mesti menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Maka perubahan jadwal menjadi dua sesi saja.

Sedangkan tanggal penyelenggaraan tes UTBK dilaksanakan dalam dua tahap. Tanggal 5-14 Juli untuk jadwal pertama dan tahap kedua mulai 20-29 Juli 2020.

“Sesi pertama, pukul 09.00 – 11.15 waktu setempat dan sesi kedua berlanjut jam 14.00 – 16.15. Jeda waktu selama 2 jam 45 menit, digunakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan saat pergantian sesi. Pengumuman SBMPTN diberitahukan pada tanggal 20 Agustus 2020 mendatang,” ujarnya.

Dikatakannya, Pelaksanaan UTBK-Unsri telah mendapatkan izin dari Satgas COVID-19. Sesuai dengan arahan Dirjen Dikti Kemdikbud dan Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, dalam mengurangi resiko penyebaran infeksi.

“Pelaksanaan UTBK-Unsri wajib mengutamakan kesehatan dan keselamatan semua komponen yang terlibat, karena kondisi wilayah saat ini belum masuk kategori bebas penularan pandemi Covid-19,” tuturnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More