intens.news
Mitra Informasi

Piala Dunia U 20 Diundur, jadi Kesempatan Bagi GSJ untuk Lebih Maksimal

0 17

Intens.news, PALEMBANG – Setelah FIFA membatalkan Piala Dunia U-20 2021 pada 24 Juli lalu, justru membuat Palembang sebagai tuan rumah penyelenggara lebih maksimal mempersiapkan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) untuk tahun 2023 nanti.

Ketua Asprov PSSI Sumsel, Ucok Hidayat menuturkan, keputusan FIFA sebagai otoritas sepak bola dunia menunda pelaksanaan Piala Dunia U-20 merupakan kebijakan yang wajar. Sebab kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk keluar masuk negara lain.

“Apalagi katanya ada varian virus baru, dan kabarnya seluruh negara Eropa saat ini melakukan lockdown, negara kita pun juga untuk kedatangan dari Eropa. Artinya FIFA melihat ini sebagai ancaman yang luar biasa,” jelasnya.

Penundaan Piala Dunia U-20 justru membuat daerah lebih siap. Ia optimis penundaan tersebut membuat panitia lokal makin percaya diri sebagai tuan rumah.

“Walau kami sudah bekerja keras selama beberapa bulan terakhir untuk mengejar progres, tapi tidak ada kekecewaan bagi kami. Justru, ada nilai positifnya bisa ada waktu untuk lebih menyiapkan daerah,” tambahnya.

Ia mengklaim, saat ini Sumsel sudah sangat siap untuk menyelenggarakan ajang kelas dunia, mulai dari sarana dan prasarana hingga kesiapan sumber daya manusia yang ada. Bahkan beberapa kali kunjungan tim teknik PSSI Pusat, Sumsel selalu mendapatkan pujian atas pencapaian progres di lapangan.

“Apa yang sudah dicapai ini akan terus kami jaga, misal perawatan rumput akan tetap dilakukan, begitu juga dengan tiga lapangan untuk proyeksi latihan yang sudah dibongkar akan terus dikerjakan sesuai target,” ujarnya.

Sementara itu, Menurut, Sekretaris Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Mirza Mursalin, FIFA memutuskan event tersebut belum bisa terlaksana akibat pandemi Covid-19 yang masih mewabah di seluruh penjuru dunia.

“Mudah-mudahan 2023 awal nanti lancar, walau mundur 13 bulan, walau berdampak dan sejumlah venue pelaksanaan sudah melakukan renovasi. Tapi tidak ada masalah dengan kebijakan itu, semua berupaya menjamin stadion tetap dalam kondisi baik,” ujar Mirza

Mirza menyebut, rencana ke depan akan melakukan koordinasi bersama FIFA dan PSSI provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) agar dalam pemeliharaan stadion tetap terlaksana tanpa kendala.

“JSC sebagai pengelola venue selalu siap, walau diundur. Semoga dengan pengunduran menjadikan momen penyelenggaraannya lebih meriah. Kita akan koordinasi dengan PSSI sebagai representatif FIFA di Indonesia dan GSJ akan kita pergunakan untuk event yang sesuai dengan peruntukkannya,” terang dia.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More