intens.news
Mitra Informasi

Pilkada 2020, Gubernur Sumsel Minta KPU dan Bawaslu Dapat Membedakan Kepatutan dan Kepatuhan

0 21

Intens.news, PALEMBANG – Gubernur Sumsel, Herman Deru meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Banwaslu harus dapat membedakan antara kepatutan dan kepatuhan, hal tersebut agar stabilitas politik serta keamanan demokrasi menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 di Sumsel berjalan damai.

Dari semua Kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak di Provinsi Sumsel akhir tahun 2020 nanti, yakni Kabupaten Ogan Ilir, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Musirawas, Muratara dan Pali

Dirinya meminta, supaya masyarakat dan semua elemen masyarakat di Sumsel dapat mempertahankan kondisi zero konflik di Sumsel.

“Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang selama ini kondusif perlu dipertahankan,” ujarnya, Jumat (14/8/2020).

Menurutnya, Demokrasi bukanlah tujuan, karena demokrasi merupakan alat. Sedangkan tujuan dari demokrasi adalah kehidupan berbangsa dan bernegara yang sejahtera dan aman. Oleh karena itu tujuan harus baik karena proses yang baik akan mencerminkan tujuan yang baik pula.

“Konflik itu mahal, karena bukan saja merugikan materi tapi yang lebih dirugikan lagi adalah bathin. Jadi janganlah kita terlibat dengan konflik kepentingan sesaat,” katanya.

“Saya lihat semua warga sumsel selalu cinta damai. Marilah bersama kita melebur menjadi satu untuk menjaga jalannya Pilkada 2020 nanti agar berjalan damai,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More