intens.news
Mitra Informasi

Pinjaman Sumsel ke PT SMI Masih Tunggu Proses

0 28

Intens.news, PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar memastikan pinjaman yang diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp500 miliar untuk program Peningkatan Ekonomi Sumsel (PES) di masa pandemi Covid-19 ini, masih menunggu proses.

Lebih lanjut Nasrun Umar menambahkan, pihak Pemprov Sumsel akan memprioritaskan pemanfaatan dana pinjaman tersebut nantinya, untuk pembangunan infrastruktur penunjang PES, sejalan dengan visi-misi Gubernur Sumsel, Herman Deru.

“Sama-sama berdoa kita. Bagi kami, perhitungan besarnya (pinjaman) yang kami lakukan sudah sangat efisien. Karena sebetulnya kalau bisa tidak pinjam, tapi dalam situasi ini tidak bisa, karena pembangunan harus berjalan sesuai dengan visi misi Gubernur Sumsel. Dimana (pembangunan) itu butuh biaya (cost),” katanya, Senin (14/9/2020).

Diakui Nasrun, berkas pengajuan pinjaman dari Pemprov Sumsel sudah sampai di PT SMI, dan berkas itu sudah diterima secara lengkap dan benar.

“Sekarang sedang dalam proses. Sebagai informasi, ada beberapa daerah yang sudah terlebih dahulu dari kita masih dalam proses dengan PT SMI,” imbuhnya pula.

Masih menurut Nasrun, jika cair nantinya, dana itu akan diprioritaskan pada (pembangunan) infrastruktur yang membantu peningkatan ekonomi daerah. Dengan detail berupa pemberian stimulan-stimulan.

“Mengenai pembagian porsi bagi daerah-daerah di Sumsel nantinya, merupakan kebijakan Gubernur. Saya tidak bicara dalam konteks itu, tapi dalam konteks APBD Sumsel secara keseluruhan. Kalau kebijakan membagi porsi itu, ada pada kebijakan Gubernur,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumsel, Muchendi mengatakan, mengenai pinjaman ke PT SMI itu, pihaknya sudah menerima pemberitahuan dari Gubernur Sumsel.

“Pinjaman dari PT SMI memang di buka oleh pemerintah pusat bagi daerah yang akan melakukan pinjaman, hal itu untuk mengatasi tertunda bayar dari pihak pusat,” katanya.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, bahwa PT SMI membuka peluang pinjaman Rp10 triliun untuk 10 daerah. Sumsel salah satu yang mengajukan pinjaman itu. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ada keputusan dari pihak PT SMI, Kemnkeu dan Kemendagri,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, pinjaman yang diberikan oleh PT SMI itu sebesar Rp500 miliar untuk satu daerah. Bahkan Pemprov Sumsel sudah menyiapkan profisal yang intinya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Pinjaman ini untuk membuka peluang membantu masyarakat yang terdampak COVID-19, jadi untuk mengaktifkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Sedangkan untuk pembahasan APBD Perubahan sendiri, dirinya mengatakan, bahwa Pemprov Sumsel sedang menunggu keputusan dari PT SMI dan Kemenkeu.

“Ketika ada putusan, pinjaman Rp500 miliar ini diserahkan ke kita, maka kita siap melakukan APBD-P. Artinya Pemprov juga sedang menunggu verifikasi dari pihak PT SMI dan kemnkeu. Ketika itu sudah selesai kita langsung membahas APBD-P, Insaallah Oktober sudah bisa berjalan dan di sah kan,” terang Muchendi.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More