intens.news
Mitra Informasi

PN Lockdown, Sidang Putusan Dua Terdakwa Dugaan Suap 16 Paket Proyek Muara Enim Ditunda

0 14

Intens.news, PALEMBANG – Terkait sidang putusan terhadap dua terdakwa yang diduga terlibat dalam suap 16 paket proyek Muara Enim  yang akan dilakukan esok hari, Juru Bicara Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A Khusus Abu Hanifah menyatakan akan ditunda. 

Hal tersebut dikarenakan Pengadilan Negeri masih melakukan tutup sementara (lockdown) akibat adanya salah satu hakim yang terpapar virus Covid-19 sejak beberapa hari yang lalu.

“Iya akan ditunda satu minggu kedepan demi mengantisipasi penyebaran pencegahan virus Covid-19,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui via sambung telepon, Senin (18/1/2021).

Ia juga menerangkan, bahwa hingga saat ini Pengadilan Negeri Klas 1 A khusus Kota Palembang masih melakukan penghentian aktivitas atau lockdown selama satu pekan guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.

Untuk diketahui perkara suap 16 paket proyek Muara Enim yang menjerat terdakwa Ramlan Suryadi (Mantan Kepala Plt Dinas PUPR)  dan Aries HB (Mantan Kepala DPRD).

Penutupan aktivitas kantor pengadilan negeri (PN) Palembang itu diumumkan dengan pemasangan spanduk di pintu masuk gedung dengan bunyi untuk Antisipasi Penyebaran virus Covid-19 Pengadilan Negeri Palembang menghentikan sementara aktivitas kerja di kantor selama 7 hari sejak tanggal 13 Januari sampai dengan 19 Januari 2021, tertanda Ketua PN Palembang, hal itu dikarenakan ada beberapa pegawai dan salah satu hakim yang dinyatakan positif Covid-19.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More