intens.news
Mitra Informasi

Polisi Tangkap Satu Tersangka Pembobol Gudang Pupuk, Lima Masih DPO

0 6

Intens.news, PALEMBANG – Aparat Kepolisian Sektor Ilir Timur I Palembang menangkap Mgs Ahmad Ansori (35), satu dari enam pelaku pencurian dengan pemberatan pada gudang pupuk di Pasar 16 Ilir Palembang.

Kapolsek IT I Palembang, Kompol Deni Triana mengatakan, tersangka Ahmad Ansori bersama lima rekan lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Uki, Iin Gembel, Amat Rizky, Fikry dan Aris melakukan aksi pencurian di gudang pupuk di Pasar 16 Ilir, Minggu (26/7) dini hari sekitar pukul 02.48 WIB.

“Para tersangka ini membuka kunci gembok gudang pupuk dengan cara menggunakn kunci gembok duplikat yang dibuat oleh tersangka Aris,” ujar Deni, Selasa (15/9/2020).

Setelah berhasil membuka kunci tersebut, lanjut Deni, para tersangka masuk ke dalam gudang dan mengambil barang berupa pupuk pertanian dari berbagai merk yang berada di dalam gudang.

“Mereka juga mematikan sekring listrik gudang serta mnutupi kamera CCTV dengan menggunakan sebilah bambu yang ujungnya di ikat kayu berbentuk huruf Y,” jelasnya.

Sesudah berhasil mengambil pupuk, barang curian tersebut langsung diangkut dengan menggunakan gerobak kayu untuk keluar dari dalam lorong pasar dan kemudian dinaikan ke dalam mobil angkot jurusan Sayangan untuk dijual.

“Dari pengembangan yang dilakukan, ternyata para tersangka ini tidak hanya sekali melakukan pencurian di gudang tersebut, sudah berulang-ulang. Sehingga membuat korban mengalami kerugian mencapai Rp30 juta,” terangnya.

Saat penangkapan, polisi juga mengamankan narang bukti yakni 1 unit flashdisc rekaman pencurian, 1 bilah bambu yang ujungnya diikat kayu berbentuk huruf Y yang digunakan saat melakukan aksi pencurian, peralatan kunci serta 1 unit ponsel merk Samsung.

“Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun,” ucap Deni.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More