intens.news
Mitra Informasi

PPPKP dan Pedagang Minta Pasar Kuto Tidak Dikelola Pihak Ketiga

0 32

Intens.news, PALEMBANG – Paguyuban Pedagang Pasar Kuto Palembang (PPPKP) dan para pedagang pas Kuto. Menggelar aksi menolak pasar kuto yang berada di Jalan Slamet Riyadi 3 Ilir Palembang dikelola pihak ketiga.

Yang di dukung oleh para pedagang lainnya yaitu Alex kusuma, Didi pedagang ikan, Subur pedagang ikan giling, Ali pedagang kopi, Sam pedagang ikan giling, Sri pedagang sayur, Sena pedagang ikan patin, Junaidi gilingan ikan, Andi pedagang daging, Toto manisan dan pedagang lainnya.

Ketua PPPKP Alex Syamsudin di dampingi M Rendi Suriansyah Bendahara Penguyuban Pasar Kuto, Beni wakil bendahara dan Lukman Penasehat PPPKP saat orasi di Pasar Kuto Palembang, mengatakan, pihaknya minta Pasar Kuto ini dikelola oleh PD Pasar Palembang dan tidak dikelola pihak ketiga.

Alex menuturkan, sejak pasar dikelola PT GTP kondisi Pasar Kuto makin memperihatinkan. Bahkan banyak kerusakan yang terjadi sehingga menganggu aktifitas pedagang dan pembeli. Namun pihak pengelola seperti tidak memperhatikan hal itu.

“Banyak atap bocor, kami gotong royong perbaiki atapnya. Melihat kami gotong royong, PT Ganda Tata Prima (GTP) ikut bantu perbaikan atap pasar juga karena mereka tidak enak dengan kami,” ungkapnya saat diwawancarai di pasar Kuto jalan Slamet Riyadi 3 ilir, Sabtu (20/11/2021).

Selain permasalahan atap bangunan pasar, para pedagang juga mengeluhkan kondisi saluran got yang mampet. Namun lambannya kinerja pihak pengelola membuat para pedagang kesal hingga membersihkan sendiri.

“Serta kami bersihkan sendiri gotnya agar tidak parah semuanya,  kami lakukan secara gotong royong dengan pedagang menggunakan uang sumbangan kami sendiri. Harusnya pihak pengelola profesional,” pungkasnya

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More