intens.news
Mitra Informasi

Prabumulih Zona Merah, Dinkes Diminta Lakukan Tracing

0 523

Intens.news,PALEMBANG – Setelah menetapkan kota Prabumulih sebagai zona merah, gugus tugas pencegahan dan penangan Corona Virus Disease (Covid-19) Sumsel meminta dinas kesehatan setempat melakukan tracing.

Gugus tugas pencegahan dan penangan Covid-19 Sumsel, Yusri mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan setempat supaya melakukan tracing terhadap orang yang sempat menjalin kontak langsung dengan semua pasien dari Prabumulih.

“Dinkes setempat sudah kita mintai untuk tracing dengan orang pernah kontak langsung dengan semua pasien, karena otomatis mereka masuk kelompok orang berisiko,” ujarnya, Jumat (03/04/2020).

Dikatakan Yusri, pihaknya akan mengusulkan karantina lokal di wilayah kota Prabumulih jika masih terjadi perkembangan yang cukup cepat.

“Masih kita lihat perkembangan kasus di Prabumulih ini, jika terjadi perkembangan yang cepat, maka akan segera diusulkan untuk dilakukan karantina lokal,” katanya.

Berdasarkan update kasus data dari sumber tim surveilans bidang P2P Dinkes Sumsel 2 sampai 3 April 2020. Total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.307 orang, 938 orang masih dalam masa pemantauan dan 369 orang telah selesai pemantauan dengan kondisi sehat.

Sedangkan untuk total pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 36 orang. Yang masih dalam pengawasan sebanyak 12 orang dan 24 orang sudah selesai pengawasan dengan hasil pemeriksaan laboratorium negatif.

“Dari total itu yang positif Covid 19 sekarang ada 11 orang, dua meninggal dunia. Jumlah seluruh sampel yang diperiksa laboratorium dari provinsi Sumsel. Untuk orang diperiksa PDP, ODP dan OTG 74 orang (PDP 39, ODP 9 dan OTG 26), Hasil negatif Covid 19, ada 43 sampel, hasil positif Covid 19, ada 11 (dua meninggal) dan proses pemeriksaan 20 sampel,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More