intens.news
Mitra Informasi

Program Gertas, Warga Banyuasin Diminta Optimalkan Pekarangan Rumah

0 42

Intens.news, BANYUASIN – Bupati Banyuasin kembali me-launching Pencanangan Gerakan Tanam Sayur (Gertas). Kali ini dilakukan di Dusun Sambirejo Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Kamis (26/11/2020).

Tujuan dari gerakan ini untuk pengoptimalisasi lahan pekarangan, meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas dan pemanfaatan pangan untuk rumah tangga sesuai kebutuhan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, serta mempercepat akselerasi pemanfaatan pekarangan melalui gerakan tanam sayur dan juga meningkatkan skor pola pangan harapan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuasin Anna Suzanna melaporkan bahwa sasaran kegiatan ini adalah kelompok wanita tani, kelompok TP PKK/Dasa Wisma, Kelompok pengajian, Kelompok Karang Taruna/remaja masjid, ibu-ibu rumah tangga, tokoh masyarakat, tokoh adat, karang taruna dan masyarakat umum.

Disini yang diberikan bantuan Gerakan Tanam Sayur (Gertas) adalah Desa yang ditunjuk oleh Kecamatan yang dianggap mampu untuk menjadi contoh dari Gertas ini. Komoditas yang diberikan ada 8 Jenis seperti benih cabe merah besar, cabe rawit, kangkung, terong ungu, sawi caisim, tomat, mentimun dan bayam.

“Bantuan berupa alat pertanian dan benih padi telah kami terima. Tentu saja bantuan ini sangat berguna dan mendukung kerja kami yang masih terbatas alat dan benih,” ucapnya.

Manager Humas PT Perta Samtan Gas, Surya Negara menyampaikan bahwa bantuan ini berupa dukungan atas program Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin yang kami lihat begitu menyentuh masyarakat dalam mewujudkan Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera.

“Kami siap mendukung kerja Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin dalam mewujudkan tujuh program Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera. PT Perta Samtan Gas telah berkontribusi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dari tahun 2018 sampai hari ini. Termasuk Embung yang bermanfaat untuk mengalirkan air ke sawah karena kami amati di Desa Sambirejo yang sering mengalami kesulitan air,” tuturnya.

Bupati Banyuasin Askolani menegaskan bahwa ini adalah salah satu program Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera. Apalagi dimasa sulit pandemi Covid 19 ini, upaya membangkitkan perekonomian masyarakat.

“Saya selalu sampaikan kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan dan menanam sayur dan buah,” ucap Askolani.

“Gerakan menanam sayur ini merupakan upaya mandiri ekonomi keluarga. Bisa di mulai dari keluarga kita dulu, jika setiap rumah menanam sayur diperkarangan rumah, saya yakin impian menuju Desa Mandiri Pangan cepat terwujud,” ajaknya.

Askolani menegaskan bahwa di masa pandemi COVID-19 perekonomian terjun bebas. “Kita kesulitan dalam memenuhi pangan kita karena beberapa sektor ekonomi terhenti sementara waktu. Oleh sebab itu kita harus berpikir untuk bertugas mewujudkan ekonomi mandiri. Dimulai dari rumah kita sendiri dulu dan lingkungan sekitar. Mari kita kerja keras, cerdas dan ikhlas,” tandasnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More