intens.news
Mitra Informasi

Progres Program Sejuta Stek Kopi Pagaralam Capai 90 Persen

0 27

Intens.news, PAGARALAM – Usai dilakukan stek perdana di akhir September lalu, kini program sejuta stek kopi tahun 2020 dari Walikota Pagar Alam sudah menunjukkan progress bagus.

Soalnya, dari pengawasan pihak Dinas Pertanian Kota Pagaralam diperkirakan progress stek batang kopi sudah mencapai  sekitar 90 persen.

“Progresnya sudah mencapai sekitar 90 persen untuk pelaksanaan program sejuta stek kopi pasca dilakukan stek perdana dilakukan oleh bapak walikota pada akhir September 2020 lalu,” ujar Kabid Tanaman Produksi Perkebunan, Dinas Pertanian Kota Pagar Alam Diki Herlambang, kepada Intens.news, Selasa (20/10/2020).

Dirinya mengatakan, dalam pelaksanaanya di lapangan sendiri bahkan ada yang melebih rencana usulan kerja (RUK). “Seperti poktan Berangsane di Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan. Anggota justru melakukan stek hingga 2.000 batang kopi padahal untuk usulannya hanya 1.500 stek batang saja,” katanya.

Dengan demikian, pihak dinas mengapresiasi poktan yang menyambut baik program Pemkot Pagar Alam dalam hal ini program yang digagas walikota Pagar Alam. Kendati melakukan stek kopi lebih dari RUK namun tetap saja untuk pembayaran bantuan upah stek bagi petani sesuai RUK yakni hanya 1.500 stek kopi.

“Dengan catatan jika jumlah 1.500 stek kopi itu hidup setelah dilakukan verifikasi oleh tim nantinya,” ujar Diki.

Yang jelas, kata Diki, untuk program sejuta stek kopi ini akan dilakukan secara berkelanjutan hingga kedepannnya. Tujuannnya tak lain, untuk mensejahterahkan petani kopi dengan mendongkrak produksi tanaman kopi yang notabanenya merupakan komiditu unggulan Kota Pagaralam.

Mengenai kondisi dilapangan yang sudah mencapai sekitar 90 persen petani sudah melaksanakan program sejuta stek kopi ini, diharapkan keberhasilan dahan kopi yang di stek hidup. Tidak itu saja, nantinya bisa mendongkrak panen kopi bagi petani.

“Kita lihat nanti keberhasilannnya stek kopi yang sudah dilakukan petani. Sudah berjalan tiga minggu, dahan stek sudah menunjukkan cipit daun (tunas daun) dan sungkup (bungkus) sebagian sudah dibuka,” terangnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More