intens.news
Mitra Informasi

PT SIG Dikabarkan Tutup, Ratusan Pekerja Minta Perlindungan

0 191

Inten.news, Palembang – Ratusan buruh yang bekerja di PT Sako Indah Gemilang Palembang mengadu ke sekretariat Buruh Sriwijaya yang terletak di Jalan Mayor Zen, Perumahan Sei Selincah Palembang. Hal ini lantaran mereka melihat adanya tulisan  yang menginformasikan bahwa persuhaan tersebut tidak beroperasi lagi sejak 1 Desember 2021.

Dalam pengumuman yang ditempel di perusahaan tersbuet bertuliskan bahwa, sejak 1 Desember perusahaan SIG tidak beroperasi lagi atau tutup karena merugi. Sayangnya, perusahaan ini disebutkan kurang memperhatikan pekerja yang selama ini memberikan keuntungan.

Padahal, para buruh disitu bukan hanya satu atau dua bulan saja bekerja. Melainkan sudah puluhan tahun. Bahkan, setelah menginformasikan akan tutup perusahaan ini belum memberikan gaji karyawan, apalagi pesangon.

“120 org kurang lebih. Jika dikalkulasi mereka rata-rata belum mendapatkan gaji lima bulan terkahir. Gaji saja belum dibayar bagaimana sengan pesangon mereka?,” kata ketua Buruh Sriwijaya Ramlianto, Sabtu (4/12/2021).

Ramli mengatakan, bahwa Serikat Buruh Sriwijaya pengurus unit PT.Sako Indah Gemilang atau PT.Sig selaku organisasi buruh yang telah tercatat di dinas tenaga kerja kota Palembang. Oleh sebab itu, dalam hal ini dia berharap agar pihak yang berwenang lebih memperhatikan nasib para pekerja.

“Rata-rata mereka sudah bekerja selama 15 tahun atau diatas 10 tahun. Jadi kita harus berupaya bagaimana memperjuangkan hak mereka sesuai dengan peraturan yang ada. Apalagi saat ini masa pandemi tidak mudah untuk mencari pekerjaan. Oleh sebab itu kita berharap meskipun pihak perusahaan tidak bisa menampung kembali setidaknya memberikan apa yang menjadi hak dari teman-teman kita ini,”  tegasnya.

Lebih jauh Ramli mengatakan, Buruh Sriwijaya telah berkoordinasi dengan Disnaker. Namun, sampai saat ini belum ada perkembangan dari pihak bersangkutan.

Dengan demikian Buruh Sriwijaya berharap management PT Sako Indah Gemilang untuk segera membayar upah para pekerja yang belum terbayarkan dan segera membayarkan tunggakan iuran BPJS ketenagakerjaan karena ini sudah pelanggaan di pasal 19 ayat 1 Undang – undang nomor 24 tahun 2011.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More