intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita
KIRI
KANAN

Punya Ritual Khusus, Ini Dia Penampakan Mobil Dinas Terakhir Milik Bung Karno

0 16

Intens.news, JAKARTA – Mengoleksi mobil kuno menjadi kesukaan tersendiri bagi Jimmy Samsudin. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) ini mengoleksi puluhan unit mobil kuno. Salah satunya mobil kuno bekas Bung Karno.

Dari 20-an mobil kuno yang dikoleksinya, Jimmy mengaku paling suka dengan Cadillac Fleetwood Series 75 Limousine. Ini merupakan mobil dinas terakhir Sukarno sebagai Presiden Indonesia pertama. Ada juga mobil dinas Sukarno sebelum yang terakhir, serta mobil dinas Soeharto.

Tak cuma mengoleksi, Jimmy juga merawat mobil bekas Sukarno tersebut. Beberapa kali juga ritual khusus dilakukan untuk mobil Sukarno ini.

“Kolektor-kolektor sebelumnya suka mandiin mobil ini pakai kembang setiap malam 1 Suro. Karena waktu zaman masih di istana mobil ini juga masih suka dimandiin kembang. Jadi biar diturutin aja. Di saya sekali-sekali aja,” kata Jimmy.

Untuk diketahui, Jimmy merupakan pemilik keempat Cadillac Fleetwood Series 75 Limousine bekas Bung Karno ini. Setelah dilelang ooleh Sekretariat Negara pada 1975, mobil ini dimiliki oleh Probosutedjo. Dari tangan Probosutedjo, mobil ini lepas ke seorang pengusaha Solo sekitar 3-4 tahun. Setelah itu mobil ini diambil Marsekal Madya (Purn) Suprihadi. Akhirnya mobil berlabuh ke garasi Jimmy sekitar 7 tahun lalu.

“Untuk perawatan nggak susah, tinggal panasin, bawa jalan. Karena pas saya dapat mobil ini yang rusak-rusak saya ganti semua,” kata Jimmy.

Jimmy mendapat mobil ini dalam keadaan sehat. Hanya, kondisi saat itu kurang rapi dan kurang enak dipakai.

“Kebetulan saya ada bengkel sendiri, khusus menangani mobil saya aja sih. Ini waktu saya dapat saya restore mesin, saya bongkar separuhnya,” ucap Jimmy.

Beberapa komponen yang sudah mulai aus diganti. Kabel-kabel, girboks, kaki-kaki seperti tie road dan ball joint di mobil Sukarno ini diganti oleh Jimmy agar lebih enak dipakai.

“Yang lain orisinil semua. Cat masih orisinil. Interior orisinal semua,” ucap Jimmy.

Soal rewel atau tidaknya, Jimmy menilai tergantung dari perawatannya. Kalau dibangun dari awal sudah bagus, maka mobil kuno tak akan rewel. Malah, mobil ini pernah dia ajak jalan dari Jakarta sampai Bukittinggi.

“Ini (Cadillac Fleetwood Series 75 Limousine tahun 1964 bekas Sukarno) nggak rewel, masih bagus,” sebut dia. (Sumber:Detik)

 

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More