intens.news
Mitra Informasi

Puskesmas Opi Jakabaring Terima 140 Vaksin, Besok Mulai Dilakukan Penyuntikan

0 22

Intens.news, PALEMBANG – Hari ini vaksin Covid-19 sudah dibagikan ke seluruh Puskesmas yang berada di kota Palembang diantaranya Puskesmas Opi Jakabaring, Rabu (13/1/2021). 

Kepala Puskesmas Opi Jakabaring, Erwan Noval, menyatakan, bahwa ditempatnya ada 140 vaksin yang diterima pihaknya dari Dinas Kesehatan Kota Palembang.

Lebih lanjut ia menjelaskan, mulai besok pihaknya akan melakukan penyuntikan vaksinisasi kepada para nakes, TNI, dan Polisi sebagaimana yang telah diprosedurkan oleh pemerintah Kota Palembang.

“Iya jadi untuk yang pertama ini, kita khususkan untuk ketiga kategori itu, kalau untuk masyarakat masih belum diperbolehkan,” terangnya.

Sementara Saputra Tri Nopianto  Dokter Fungsional di Puskesmas Opi Jakabaring  juga menyatakan, untuk prosedur penyuntikan vaksin ada 4 tahapan saat tiba di lokasi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, penerimaan vaksinisasi ini tidak mesti dilakukan di satu tempat akan tetapi, para nakes atau polisi atau TNI bisa bebas menentukan tempatnya sendiri.

“Jadi sebenarnya para nakes ini akan dapat sms dari pihak BPJS untuk melakukan pendaftaran di www.pedulilindungi.id setelah melakukan pendaftaran nanti  para nakes disuruh untuk pilih sendiri lokasi dan penjadwalan penyuntikan vaksin lalu nanti akan dapat nomor antrian,” jelasnya.

Setelah mendapat nomor antrian, maka para nakes, TNI atau Polisi yang hendak melakukan vaksinisasi di Puskesmas Opi Jakabaring maka ada 4 alur yang harus dilewati.

“Nanti ada 4 meja yang akan kita letakkan sesuai prosedur pemerintah kesehatan,” ucapnya.

Meja pertama tersebut ialah  tempat validasi data dan registrasi ulang identitas Nakes, TNI atau polisi.

Meja kedua ialah tempat sesi tanya jawab dari petugas ke calon vaksin (screening). Yang mana disini petugas akan memberikan 16 poin pertanyaan yang harus dijawab dan pemeriksaan fisik si penerima vaksin.

“Jadi dari jawaban dan cek kesehatan tersebut dinyatakan aman untuk dilakukan vaksinisasi maka baru kita akan menyuntikkan. Namun jika dari jawaban para penerima tidak sesuai maka bisa jadi tidak akan menerima vaksin atau penundaan penerima vaksin atau bisa langsung divaksin hari itu juga. Jadi kita tidak sembarangan juga untuk melakukan penyuntikan ini,” paparnya.

Meja Ketiga ialah tahap penyuntikan vaksin Virus Covid-19 kepada penerima vaksin setelah dilakukan penyuntikan, maka penerima vaksin tidak diperbolehkan untuk langsung pulang, akan tetapi  wajib nunggu selama 30 menit.

Meja ke empat ialah saat penerima sudah melakukan penyuntikan vaksin maka para tim pemeriksaan akan melakukan  catatan serta pengamatan  observasi dan membuat laporan. Apabila pada penerima vaksinisasi tersebut tidak ada gejala atau efek yang membahayakan maka di perbolehkan untuk pulang.

“Sebenarnya  hukum efek samping itu sudah diresmikan  dari BPOM, dari info yang didapat hanya 0,15 persen seperti kemerahan serta nyeri saat usai disuntik saja,” tuturnya.

Ia juga menyatakan bahwa  penyuntikan vaksinisasi Virus Covid-19 ini gratis tanpa dipungut biaya.

“Pokoknya jangan takut karena kami menjalankan sesuai prosedur dinas kesehatan dan ini gratis,” tegasnya

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More