intens.news
Mitra Informasi

Ramlan Holdan : Perda Pondok Pesantren Diajukan 6 Bulan Lalu

0 18

Intens.news, PALEMBANG – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan (Sumsel) Ramlan Holdan, sangat mengapresiasi peraturan daerah (Perda) pondok pesantren (Ponpes) yang diusulkan oleh fraksi PKB di DPRD Sumsel.

Menurutnya, Perda yang telah diajukan sejak 6 bulan tahun 2020 lalu Perda ini sudah diajukan oleh fraksi PKB. Namun lantaran terkendala karena COVID-19 tertunda, tapi akhirnya kembali ditindak lanjuti di tahun 2021.

“Perda pondok pesantren ini adalah bagian dari dunia pendidikan yang rata-rata mengeluarkan para tokoh-tokoh ulama. Ulamakan pewaris Nabi, artinya kalau kita percaya itu sebagai pewaris Nabi, ya pondok pesantren harus dibesarkan,” ungkapnya kepada wartawan,” Rabu (20/1/2021).

Ramlan menjelaskan, perda pondok pesantren turunan dari UUD Pondok Pesantren No 18 tahun 2019, hal itu agar pemerintah daerah bisa pembenahan, perbaikan dan memajukan pondok pesantren.

“Alhamdulilah fraksi PKB sudah melakukan koordinasi bersama steak holder, pondok pesantren dan NU,” jelasnya.

Untuk perda sendiri, dirinya mengakui sudah masuk kedalam tahapan teknis, dan sudah dikaji dan dibuat oleh akademisi. “Sudah dibuat beberapa malam lalu dan sudah ditindak lanjuti oleh fraksi PKB. kita instruksikan untuk mendalami soal perda ini,” katanya.

Perda Ini sudah matang, bahkan tinggal pengesahan. Artinya, yang pertama sudah diajukan untuk masuk dalam DPRD, dan kedua tinggal pembahasan di DPRD, mulai dari pansus itu sudah ada.

“Tapi secara global itu konsepnya saya liat sudah hampir mateng, karena sudah masuk, walaupun belum dibahas oleh pansus tapi pematangan konsepnya sudah sangat pas,” terangnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More