intens.news
Mitra Informasi

Ratusan Desa di Banyuasin Terancam Disanksi

0 775

Intens.news, BANYUASIN – Dinas Pemberdaya Masyarakat Desa (PMD) menyampaikan dari 288 Desa di Kabupaten Banyuasin, ada sekitar 50 persen lebih Pemerintah Desa (Pemdes) yang belum menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban Dana Desa (LPJ DD) tahun 2020.

Hal itu ditegaskan Kabid Keuangan, Aset, dan Perkembangan Desa, Defri Ardiansyah Putra. Pihaknya mewanti-wanti kepada seluruh Pemdes untuk segera menyampaikan penggunaan Dana Desa tahun 2020.

“Ya baru 50 persen yang sudah menyampaikan laporan. Kami masih menunggu desa yang belum menyampaikan laporan,” ungkapnya, Rabu (3/2/2020).

Apabila pihak desa tidak atau terlambat menyampaikan laporan Dana Desa tersebut, maka akan diberi sanksi penundaan peluncuran Dana Desa untuk tahun anggaran 2021.

“Sejauh ini dari PMD sudah menekankan kepada Pihak Desa untuk patuh pada aturan,” tegasnya.

Menurutnya, faktor yang menyebabkan keterlambatan Desa mengumpulkan laporan dikarenakan Sumber Daya Manusia (SDM) perangkat yang kurang mampu.

“Kendalanya yaitu SDM perangkat desa kurang mampu, dan juga pelaporan dana desa masih melalui of line belum online,” imbuhnya.

Pihaknya telah berupaya mengingatkan agar kiranya Pemdes mempercepat menyampaikan laporan ke Dinas PMD. “Karena dari laporan tersebut, pihak PMD juga akan melaporkannya BPKAD,”ujarnya.

Tahun lalu seluruh desa yang ada di Kabupaten Banyuasin semuanya mengumpulkan laporan. “Tahun lalu, meskipun masih ada yang terlambat, untuk itu sekali lagi kami tekankan kepada pihak desa agar kiranya segera mengumpulkan laporan Dana Desa, paling lambat 10 Febuari,” tandasnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More