intens.news
Mitra Informasi

Razia Protokol Kesehatan, Instansi Pemerintah dan Perkantoran Jadi Sasaran

0 15

Intens.news, PALEMBANG – Dalam Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 27 tahun 2020 tentang adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi covid-19, perusahaan swasta dan instansi pemerintah juga  termasuk sasaran lokasi razia penegakkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan, lantaran saat ini perkantoran sudah banyak yang menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Peraturan serta alasan  tersebut pun dibenarkan oleh Kepala Perundangan-undangan Satpol PP kota Palembang, Budi Nurma melalui via sambung telepon, Senin (21/9).

“Iya benar mulai hari ini tim kita berpencar untuk merazia beberapa instansi pemerintah maupun perkantoran BUMN dan Swasta untuk pencegahan Covid-19,” tuturnya.

Menurutnya  perkantoran di Kota Palembang memang rentan dengan penularan virus corona. Untuk itu pihaknya  akan menyisir perusahaan, baik itu swasta atau BUMN termasuk juga instansi pemerintah, sudah di targetkan untuk menjadi lokasi razia penegakkan protokol kesehatan.

“Akhir-akhir ini klaster penyebaran Covid-19 terbanyak itu dari kantor baik BUMN, Swasta dan Instansi pemerintah yang mana dinyatakan orang yang paling banyak dan cepat menular virus ini akibat beberapa hal diantaranya mungkin ruangan yang sempit, kurangnya udara serta jarak antar individu di kantor sangatlah dekat” jelasnya.

Dikatakan Budi, hal tersebut juga sudah diatur dalam Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 27 Tahun 2020 tentang adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi covid-19 termasuk wajib masker.Ia menyebut, sebagaimana yang diatur dalam perwali, penegakkan protokol kesehatan harus dipatuhi oleh setiap orang.

Entah itu masyarakat sipil maupun orang-orang yang bekerja dibawah instansi pemerintahan.Ia juga menegaskan bahwa penegakkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan juga akan berlaku bagi petugas satgas covid-19 di Palembang yang kedapatan melanggar peraturan.

“Bagaimana kita bisa menegakkan peraturan kalau petugasnya sendiri tidak patuh. Jadi kalau ada petugas yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, pasti akan kita tindak,” terangnya.

Ditegaskannya kembali bahwa hal-hal yang dilakukan pihaknya ini sesuai dengan aturan dalam perwali, bahwa penegakkan protokol kesehatan berlaku untuk setiap orang yang tinggal di kota Palembang tanpa terkecuali.

Untuk itu, ia berharap agar seluruh  masyarakat Kota Palembang dapat membantu pemerintah untuk pencegahan Covid-19 hingga obat virus ini ditemukan.

“Peraturan ini sebenarnya untuk masyarakat agar tidak ada yang terkena Covid-19. Jadi kami sangat berharap kerjasama dari masyarakat untuk mendukung peraturan baru ini,” tutupnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More