intens.news
Mitra Informasi

Reginna Nunny Agustine Kembali Wakili Sumsel di Ajang NSDC

0 80

Intens.news, PALEMBANG – Reginna Nunny Agustine, siswa SMA Negeri Sumatera Selatan (Sumsel), kembali berhasil menjadi perwakilan Sumsel untuk bertanding di tingkat nasional ajang National School Debating Championship (NSDC).

NSDC merupakan lomba debat tingkat nasional bagi para pelajar SMA yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI).

Pada ajang NSDC tahun 2019, Reginna juga berhasil menjuarai NSDC tingkat provinsi dan menjadi wakil Sumsel ke tingkat nasional. Pada ajang itu, dia berhasil meraih penghargaan best category.

Menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19, Kemendikbud RI pun kini melakukan perubahan prosedur dalam proses seleksi siswa ke tingkat nasional.

Reginna mengatakan, dalam menghadapi kompetisi tahun ini, dia telah mempersiapkan diri dengan lebih matang agar tidak hanya ikut meramaikan, namun dapat menjadi juara di tingkat nasional.

Diajang NSDC 2020, Reginna tidak sendirian. Dia melaju ke tingkat nasional bersama dua siswa dari SMA lain di Sumsel, yaitu siswa dari SMA Negeri 1 Palembang dan MAN Insan Cendekia OKI. Ketiga siswa ini menjadi sebuah tim debat perwakilan Sumatera Selatan yang bertanding membawa nama provinsi pada tingkat nasional.

“Meskipun terhalang jarak selama masa belajar dari rumah, saya dan tim debat SMAN Sumsel terus berlatih debat, apalagi pelatih debat SMA Negeri Sumsel memberikan mosi dan mengasah kemampuan case building para debaters,” ujarnya.

Dikatakanya, pada NSDC tahun ini, tim panitia pusat memberikan dua mosi dalam dua tahap kepada peserta dan memberikan waktu pada masing-masing tahap selama 90 menit kepada masing-masing peserta untuk menyelesaikan semua tahapan tugas.

Ditambahkannya, NSDC tahun ini, masing-masing peserta diminta untuk berperan sebagai pembicara pertama (pemerintah) pada mosi pertama dan sebagai pembicara pertama (oposisi) pada mosi kedua.

“Untuk mempersiapkan pidatonya (case building). Lalu merekamkan sesi pidato peserta memiliki waktu 20 menit. Sedangkan waktu bicara untuk masing-masing mosi yaitu maksimal 8 menit 20 detik,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, peserta kemudian wajib mengunggah pidatonya ke laman Youtube masing-masing peserta dan mengirimkan tautan video tersebut ke laman NSDC Kemendikbud RI.

“Dengan proses yang begitu panjang dan juga karena pelatih debat kami di SMAN Sumsel, bu Kurniawati, selalu mengasah kemampuan berpikir kritis kami dalam melakukan case building sehingga saya tetap dapat tenang dan berusaha maksimal apapun mosi yang diberikan,” jelas Reginna.

“Sebenarnya saya tidak menyangka bahwa akan melaju ke tahap nasional lagi tahun ini karena mosi yang diberikan panitia sangat berbeda dengan mosi yang sering kami bahas saat latihan,” ucapnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More