intens.news
Mitra Informasi

Saatnya Bertindak,Sekarang!

0 72

Wabah corona kini hampir mencapai puncaknya. Ratusan orang dinyatakan telah terinveksi, puluhan orang warga meninggal dunia. Corona bukan hanya menjadi bencana, tapi sudah menjadi sumber ketakutan yang menghantui. Dan saatnya semua bersama-sama bertindak secara masif, dan terkontrol untuk mengatasi penyebarannya.

Pemerintah dari berbagai lini terus melakukan berbagai upaya, para medis yang bekerja tanpa kenal lelah, aparat TNI dan polisi,dan para relawan tidak henti-hentinya berupaya untuk menyosialisasikan kepada masyarakat, pentingnya preventif agar tidak kena virus tersebut.

Sejak jumat kemarin, hampir seluruh masjid-masjid tutup dan tidak menyelenggarakan ibadah jumat. Sebagian besar warga sholat Zuhur di rumah masing-masing. Meski masih ada beberapa masjid yang menyelenggarakan, dengan jumlah jamaah yang terbatas.

Gereja, Pura, dan Vihara juga sebagian besar tidak menyelenggarakan ibadahnya sementara waktu, dalam rangka menghindari terpaparnya jamaat dari virus yang katanya, dapat menular dari kontak fisik.

Tak ayal, media massa dan para jurnalis juga menetapkan aturan khusus agar tidak terpapar oleh wabah ini. Sebagian besar Jurnalis terpaksa menghindari pertemuan langsung dengan narasumber. Membatasi jumpa pers, dan para jurnalis wajib mendapatkan peralatan lengkap saat harus terjun kelapangan.

Kekisruhan informasi tidak dapat di hindari. Berbagai media sosial semakin kacau menyebarkan informasi hoax mengenai berbagai isu bencana Corona. Pikiran warga terkurung dalam bingkai ketakutan tidak beralasan. Apalagi ketika muncul isu akan dilaksanakan Lock Down, atau isolasi kawasan, yang dampaknya akan merugikan masyarakat secara luas.

Perdebatan penting-tidaknya upaya lock down ini belum juga habis di bahas. Karena pemerintah harus dapat menjamin keberadaan kebutuhan hidup masyarakat secara luas. Makanan dan minuman harus tersedia, sarana-prasarana kehidupan harus tetap jalan. Namun menutup seluruh akses masuk ke seluruh kawasan tersebut secara menyeluruh.

Pemerintah harus berupaya sekeras mungkin meyakinkan masyarakat, bahwa pemerintah tengah berupaya keras untuk mengurangi penyebaran virus Corona. Yang ada di fikiran warga, pemerintah sedang melakukan pemusnahan terhadap virus tersebut, hingga bumi Indonesia aman dari Corona. Namun yang sebenarnya terjadi adalah, pemerintah tengah memberi ketenangan agar tidak terjadi kepanikan, yang berujung pada konflik massal dan kerusuhan. Dan kita semua mengetahui bahwa hingga kini belum ditemukan vaksin anti virus Corona.

Jadi apa yang sedang dilakukan semua orang? Sia-siakah pengorbanan paramedis yang bekerja 24 jam untuk membantu orang sakit? Jawabnya sederhana, bahwa kita semua masyarakat Indonesia tengah berusaha menenangkan diri ditengah kegalauan. Berusaha untuk berfikir cerdas, dan berusaha bekerja maksimal agar lebih banyak masyarakat untuk tidak tertular, meski harus di tebus dengan kesehatan sekalipun.

Jadi apa yang bisa kita perbuat? Semua bisa kita perbuat. Para warga yang hidupnya berkecukupan, membantu tetangganya yang kurang finansial dengan membantu memberi sembako dan makanan. Para warga saling memperhatikan kondisi kampungnya, dan segera menelpon petugas medis, jika ada warganya yang mungkin di curigai terkena virus Covid-19, atau penyakit lainnya. Para ketua RT mengawasi keluar-masuk warganya ke wilayahnya, hingga dilakukan pengawasan ketat terhadap berbagai kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas.

Dan khususnya pemerintah, mau-tidak mau atau suka-tidak suka, harus segera mengambil kebijakan keamanan maksimal di wilayahnya. Jika lock down menjadi keputusan yang tepat, tindakan tersebut harus di lakukan dengan masif dan terstruktur hingga dapat berjalan dengan dinamis. Meski lock down masih menjadi solusi alternatif, tetapi pemerintah harus seupaya mungkin meminimalisir penyebaran tersebut.

Saatnya menutup pintu masuk dan pintu keluar wilayah provinsi, kabupaten/kota. Saatnya mengawasi retribusi sembako dan peralatan yang dibutuhkan masyarakat. Memaksimalkan rumah sakit dan berbagai fasilitas kesehatan untuk membantu warga, serta melakukan pemetaan dan penjagaan wilayah yang masih steril dari Corona.  Mari berbuat apa yang bisa kita lakukan, saatnya berbuat, Sekarang! (****)

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More