intens.news
Mitra Informasi

Salut, Bocah 9 Tahun Beli Hewan Kurban dari Hasil Bongkar Tabungan

0 19

Intens.news, PALEMBANG – Ketika anak-anak pada umumnya menyisihkan uang jajan untuk membeli pakaian atau mainan, Muhammad Amir Althaf Habibi justru memanfaatkan uang tabungan untuk keperluan yang lain.

Bocah berusia 9 tahun asal Palembang ini rela sisikan uang jajan yang dia tabung selama 5 tahun untuk tujuan mulia, yakni dengan membeli hewan kurban agar bisa diberikan kepada yang berhak menerimanya.

Dari hasil menambungnya selama 5 tahun, siswa kelas IV Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Insan Mandiri Cendekia Palembang ini mampu mengumpulkan uang mencapai Rp1,9 juta. Uang yang dia tabung sejak masing di Taman Kanak-kanak (TK) tersebut dia belikan seekor kambing untuk berkurban.

Dikatakan Habibi, dalam beberapa tahun terakhir, ia sangat rajin menabung dicelengan yang dibelikan orangtuanya. Setiap hari, ia selalu menyisihkan uang jajan, mulai dari Rp1 ribu atau Rp2 ribu.

“Saya sudah lama menabung. Kalau ada uang pasti saya menabung. Apalagi kalau market day di sekolah dan dapat THR saat Idul Fitri, saya pasti menabung dicelengan, jadi bisa menabung lebih banyak. Sedikit demi sedikit, tabungan terus bertambah,” ucapnya.

Anak pertama dari pasangan Kusnadi dan Retno Dwi Ambarwulan, warga Suka Mulya Raya Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Palembang, mampu membeli kambing kurban dari menyisihkan uang jajannya selama ini.

Habibi yang sejak awal memang sudah punya niatan menggunakan uang tabungannya untuk berkurban, tanpa pikir lagi langsung meminta kedua orangtuanya untuk membeli kambing kurban standar dengan harga Rp1,9 juta.

“Alhamdulillah, saat celengan dibongkar tak hanya koin atau uang pecahan kertas Rp1 ribu dan Rp2 ribu saja yang ditemukan, tapi juga ada pecahan Rp5 ribu Rp10 ribu, Rp50 ribu dan bahkan Rp100 ribu. Cukup buat beli kambing kurban untuk Idul Adha tahun ini,” tutur Habibi, didampingi kedua orangtuanya.

Orangtua dari Habibi, Kusnadi menceritakan, sebenarnya 5 atau 6 bulan yang lalu, Habibi sudah bertanya kepada ayahnya, kapan membeli kambing. Habibi nampak bersemangat untuk berkurban karena beberapa teman-temannya yang lain telah kurban di sekolah.

Hal ini juga semakin membuatnya tertarik dan termotivasi untuk berkurban dengan uangnya sendiri. “Saya sebagai orangtua sangat senang, anak saya sudah berpikir untuk kurban. Niat dia berkurban benar-benar ingin dilaksanakan dan Alhamdulillah telah tercapai,” tuturnya.

Melalui Sahabat Juang Indonesia (SJI) yang kemudian diteruskan ke Dompet Dhuafa Sumsel, yang punya program Tebar Hewan Kurban, Habibi membeli satu ekor kambing kurban. Kambing kurban atas nama Habibi ini, nantinya bakal disalurkan ke Sungai Rengas, Kecamatan Gandus Palembang.

“Habibi ini anak pertama. Tabungan cukup beli satu ekor kambing kurban. Sementara adiknya Nayra Sabila Ilma tahun ini ikut sedekah daging kurban. Karena uangnya belum cukup beli hewan kurban, jadi tahun ini Nayra ikut sedekah kurban dulu, ” tambah ibu Habibi, Retno.

Terpisah, Founder SJI Aryadi Ali Usman, mengungkapkan tak hanya kambing atas nama Habibi yang dipercayakan SJI ke Dompet Dhuafa Sumsel untuk disalurkan ke kaum dhuafa dan daerah lain yang membutuhkan, tapi ada juga dua kambing kurban lainnya.

“Ada tiga kambing kurban yang kita percayakan ke Dompet Dhuafa Sumsel untuk disalurkan. Satu kambing premium dan dua lagi kambing standar,” ungkapnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More