intens.news
Mitra Informasi

Sambangi Warga Putus Sekolah, PGRI Fasilitasi Pendidikan di Sekolah Filial

0 68

Intens.news, PALEMBANG – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Selatan (Sumsel), Ahmad Zulinto, menyambangi kediaman Saari di Jalan Lebak Mulyo Kelurahan 20 Ilir II Kecamatan Kemuning, Kamis (30/7/2020).

Kehadiran Zulinto bersama Ketua PGRI Palembang beserta jajarannya ini, untuk memberikan bantuan berupa Sembako, sarung untuk salat dan uang buat keperluan lainya.

Ahmad Zulinto, mengatakan, keluarga Saari sangat membutuhkan bantuan. Selain rumah yang di tempati sudah tidak sehat dan tidak layak lagi, rumah tersebut juga banyak dihuni orang.

Sebab, dia hidup bersama ke delapan orang yang memiliki latar belakang kehidupan berbeda-beda, mulai dari buta huruf, putus sekolah, anak yatim, keterlatarbelakangan mental, janda,d an lanjut usia (lansia).

“Rutinitas keseharian keluarga ini mulai bekerja sebagai buruh cuci piring di salah rumah makan nasi soto di pinggir jalan, ada juga yang mengumpulkan barang-barang bekas (pemulung). Mereka ini penghasilannya tidak menentu yang diharapkan,” ungkapnya.

“Karena konsep PGRI ini bernaung di bidang pendidikan, kami ingin melihat langsung apa penyebab satu keluarga ini putus sekolah,” tambah Zulinto.

Setelah meninjau langsung keadaan keluarga Saari, kata Zulinto, penyebab anak mereka tidak dapat melanjutkan pendidikan sudah terjawab. Masalahnya ialah dikarenakan terbentur biaya.

“Dalam kunjungan ini kami dari pengurus PGRI Sumsel dan Palembang memberikan sedikit sumbangan dan sekaligus mengajak anak-anak dan cucu dari keluarga ini untuk bersekolah kembali di sekolah filial,” ujar Zulinto.

“Kebetulan saya sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Palembang) yang memiliki suatu program sekolah gratis, yakni sekolah filial, menampung khusus untuk anak putus sekolah dan anak jalanan, maka mudah-mudahan program ini dapat berjalan baik,” teranganya.

Dia berujar, bahwa pihaknya melakukan jemput bola sebagaimana pesan dari Walikota dan Wakil Walikota Palembang, supaya Dinas Pendidikan melalui organisasi PGRI terus mencari anak-anak putus sekolah untuk difasilitasi.

“Mereka ini yang akan kita sekolahkan lagi di sekolah filial tidak akan dibebani biaya semua gratis. Kalau anak dan cucu pak Saari ini bersekolah di sekolah filial, pakaian dan lain sebagainya akan diberikan secara cuma-cuma, mulai dari pakaian, buku dan transport bus mereka pun disubsidi, mereka tinggal belajar saja. Mereka juga akan diajarkan skill supaya setelah menyelesaikan pendidikan memiliki bekal untuk mencari pekerjaan, bahkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” harap Zulinto.

Novi, salah satu cucu Saari mengatakan, kalau dirinya sangat berterimakasih sekali kepada pengurus PGRI Sumsel dan Palembang, khususnya melalui Dinas Pendidikan atas bantuan yang telah diberikan kepada keluarganya.

“Alhamdulillah, berkat kebaikan hati Pemerintah kota Palembang, khususnya Dinas Pendidikan, saya diajak untuk melanjutkan pendidikan di sekolah filial. Mudah-mudahan dengan adanya pendidikan gratis ini, apa yang saya cita-citakan menjadi guru bisa tercapai,” harapnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More