intens.news
Mitra Informasi

Satgas Tak Larang Masyarakat Lakukan Rapid Antigen

0 42

Intens.news, PAGARALAM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Pagar Alam tidak melarang masyarakat yang melakukan rapid antigen secara mandiri di klinik swasta maupun pelayanan kesehatan lainnya, meskipun harus dilanjutkan dengan swab dan hasilnya positif terpapar Covid-19.

Dikatakan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pagar Alam, Syamsul Bahri Burlian, bahwa saat ini kesadaran untuk sehat dari masyarakat cukup tinggi, sehingga ada yang berniat memeriksakan diri karena sudah ada gejala sakit yang diderita termasuk melakukan rapid antigen.

Syamsul tak menampik, akibat banyaknya masyarakat yang melakukan hal tersebut akhirnya terdeteksi banyak yang terpapar virus Corona, dan diduga interaksi dengan masyarakat dari luar daerah menjadi penyebab utamanya.

“Hal itu terjadi sejak Bulan Juni kemaren, dimana angka dan jumlah warga Pagar Alam yang terpapar mengalami lonjakan yang cukup signifikan,” terang Syamsul.

Syamsul mengatakan, saat ini jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Pagar Alam sudah mencapai 298 orang dengan rincian kasus dalam pemantauan 63 orang dengan keterangan, isolasi mandiri di Pagar Alam 58 orang, kemudian isolasi di RS Besemah 4 orang, isolasi di RS M Husein Palembang 1 orang, selesai pemantauan 221 orang dan meninggal 14 orang.

Melihat lonjakan ini, Syamsul mengungkapkan, Satgas akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah kebijakan, termasuk yang berkaitan dengan surat edaran baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.

“Karena walaupun saat ini Pagar Alam berstatus oranye, namun penerapan kebijakan akan disesuaikan dengan kondisi sebaran Covid-19 itu sendiri,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More