intens.news
Mitra Informasi

Satu Bulan Terakhir, BPBD Catat 4 Musibah Kebakaran Terjadi di Pagar Alam

0 21

Intensnews, PAGARALAM – Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagar Alam sejak awal tahun 2021 hingga Februari terdapat 4 kejadian musibah kebakaran di Kota Pagar Alam.

Kepala BPBD Kota Pagar, Alam Patriot A Mundra, mengatakan, musibah ini masih dinilai rawan dan patut diwaspasdai kendati cuaca saat ini tengah musim hujan.

“Sepanjang Januari 2021 kita mencatat ada 3 kejadian bencana kebakaran rumah penduduk, yakni tanggal 11 Januari kebakaran rumah  di Kelurahan Besemah Serasan, Kecamatan Pagar Alam Selatan, dan  1 rumah penduduk yang mengalami rusak berat,” ungkap Mundra ke pada Intens.news, Selasa (23/2/2021).

Ia menambahkan, kemudian pada tanggal 26 Januari 2021, tepatnya di wilayah Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan ada 3 rumah penduduk yang rusak berat. Selain itu, pada tanggal 28 Januari 2021 terjadi kebakaran rumah penduduk di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, yang membuat 1 rumah rusak ringan.

Lanjutnya lagi, musibah kebakaran juga terjadi pada 12 Februari 2021 di Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan ada 1 rumah habis terbakar.

“Kita senantiasa mengingatkan kepada masyarakat, untuk dapat mewaspadai titik api yang dapat memicu terjadinya musibah kebakaran,”ujarnya.

Ditambahkan Mundra, bila dilihat kondisi cuaca, pada musim penghujang yang kerap terjadi sekarang ini, kawasan rumah padat penduduk sangat rawan terbakar, sedangkan bila di musim kemarau itu, areal hutan dan lahan perkebunan yang sangat mudah terbakar.

“Pada musim penghujan ini, areal pemukiman rumah penduduk rawan terbakar, sebab kalau untuk kabel instalasi listrik di rumah, bila sudah 12 tahun itu harus di cek, apalagi bila sudah lebih 20 tahun keatas, mengingat kabel listrik ini ada kadaluarsanya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kendati kabel instalasi itu di dalam pipa, karena berada di atas pelafon terkadang perubahan suhu, sangat mempengaruhi dan ada kemungkinan kabel itu terkelupas kulitnya.

“Rumah itu kalu sudah 15 tahun lebih, waktu hujan deras ada angin kencang, maka ada rembesan air yang bisa masuk, kalau rembesan air itu kecil tidak sampai ke bawah. Dan inilah yang sering terjadinya kebakaran oleh arus pendek. Karena itu, kita tak henti untuk selalu mengingatkan masyarakat, agar bisa senantiasa waspada,” pungkasnya

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More