intens.news
Mitra Informasi

Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Wako : Indikasi Berasal dari Hajatan

0 3.474

Intens.news, PAGARALAM – Pasien tekonfirmasi positif Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Kota Pagar Alam per tanggal 15 September 2020 kembali bertambah satu orang. Hal ini disampaikan Juru bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Pagar Alam Syamsul Bahri Burlian melalui virtual, Selasa, (15/9/20) malam.

Syamsul mengatakan, satu orang terkonfirmasi positif ini setelah gugus tugas menerima hasil pmeriksaan dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Klas I Palembang.

“Dan saat ini yang bersangkutan tengah menjalani isolasi mandiri dirumahnya,” jelas Syamsul.

Sementara Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni saat giat penyemprotan disinfektan secara masal di lima kecamatan se Kota Pagar Alam mengatakan, bahwa ada indikasi pasien 13 ini terpapar melalui hajatan atau persedekahan.

“Sehingga inilah yang menjadi alasan bahwa saat ini pemerintah belum memberikan izin kepada masyarakat Pagar Alam menggelar hajatan,” ujarnya.

Menurut Wako, hal ini tidak lain untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Karena secara emosianal penyebaran covid-19 bukanya berkurang malah bertambah.

“Makanya dalam perwako sudah ada penekanan-penekanan mengenai prokea dalam adaptasi kbiasaan baru ditengah new normal,” jelas Wako.

Karena, sesuai dengam instruksi presiden bahwa saat ini pemerintah tengah gencar mengupayakan agar virus corona ini dapat segera berakhir. Makanya setelah nanti perwako nomor 30 tahun 2020 diterapkan Pemkot akan mendirikan nomor pengaduan untuk mengetahui atau memantau jika masih ada maayarakat yang menggelar persedekahan.

“Dan nantinya segera akan dikerahkan camat masing masing untuk melakukan pendekatan secara persuasif sehingga dalam penindakanya tidak ada gesekan,” pungkas Wako.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More