intens.news
Mitra Informasi

SD dan SMP Sederajat Banyuasin Terapkan Ujian Tatap Muka

1 63

Intens.news, BANYUASIN – Pelaksanaan ujian akhir semester bagi Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Sederajat di Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan dilakukan secara tatap muka.

Hal ini diungkapkan Sekertaris Dinas (Sekdis) Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Agus Suherwan bahwa ujian dimasa Pandemi Covid-19 ini tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Ujian dilakukan tatap muka, tetapi tetap menerapkan protokol Covid-19 seperti menerapkan pola Mencuci Tangan, Menjaga jarak dan Memakai Masker dan lainnya,” ujarnya, Rabu (25/11/2020).

Dikatakan Agus, dalam pembagian atau mengatur peserta ujian, soal yang diujikan harus secara serentak, Kalaupun ingin memberikan ujian soal dalam 2 sesi maka soal tersebut harus memiliki 2 Tipe. Misal ujian kelas VII dibagi menjadi 2 sesi pagi dan siang, maka separuh kelas mengerjakan soal tipe 1 dan separuhnya lagi soal tipe 2.

“Aturannya atau SOP-nya sudah dibuat dan dikirimkan ke sekolah masing-masing, intinya pelaksanaan ini tentatif dan penyesuaian, jangan sampai juga soal bocor kepada siswa,” tegasnya.

Sementara, Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kecamatan Banyuasin III Lenda Hasrini mengatakan, ujian kali ini akan dilaksanakan dengan sistem giliran antara kelas VII, kelas VIII dan kelas IX. Misalkan hari ini seluruh kelas VII yang mengikuti ujian, besok harinya giliran seluruh kelas VIII, kemudian esok harinya seluruh kelas IX, sehingga tidak menimbulkan kerumunan. 

“Ujian sekolah akan kita laksanakan mulai dari tanggal 30 November sampai dengan tanggal 12 Desember 2020. Sebenarnya kami sangat kawatir saat ujian nanti, apakah siswa dapat mengisi soal dengan benar karna belajar jarak jauh pemahaman materi dari para siswa kurang, berbeda belajar dengan tatap muka,”jelasnya.

Menurut Lenda, belajar di rumah yang dilakukan siswa faktanya itu kurang efektik, banyaknya hambatan membuat siswa tidak paham akan materi yang di sampaikan tenaga pendidik, berbeda halnya dengan belajar tatap muka di Sekolah.

“Harapan kita kedepannya semoga covid-19 segera berakhir, belajar mengajar cepat kembali normal siswa bisa sekolah tatap muka, kemarinya semua siswa terpaksa datang kesekolah karna sebenarnya belajar jarak jauh itu kurang efektik hambatannya pasti ada,”ujarnya.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More