intens.news
Mitra Informasi

SD di Empat Lawang Terapkan Sistem Belajar Luring

0 119

Intens.news, EMPAT LAWANG – Meskipun saat ini kasus virus Corona atau Covid-19 sudah mulai bisa di tekan penyebarannya di wilayah Empat Lawang. Namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Empat Lawang khususnya SD dan SMP masih belum menerapkan pembelajaran secara tatap muka.

Hal itu dijelaskan Kabid SD Yulian Septian Perdana, saat di bincangi di ruang kerjanya, Kamis (14/1/2020)

“Masih belum boleh sekolah tatap muka, karena kita merujuk pada Surat Edaran (SE) dari Gubernur Sumatera Selatan jadi kita ikut itu,” jelas Yulian.

Masih dikatakannya, padahal pihaknya tahun 2020 lalu sudah melakukan sosialisasi keseluruh sekolah mengenai persiapan yang harus di siapkan oleh sekolah untuk menyambut pembelajaran tatap muka dengan prokol kesehatan (Prokes).

“Tahun lalu kita sudah semua sosialisasi ke sekolah, dan sekolah sudah menyampaikan ke wali murid akan adanya rencana tatap muka di tahun ini dan di respon dengan baik oleh para wali murid karena belajar daring sudah di nilai kurang efektif,Namun oleh karena kasus positif virus Corona di sumsel meningkat sehingga Gubernur mengeluarkan SE untuk penundaan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, kalau sistem pembelajaran yang saat ini di terapkan di Empat Lawang kebanyakan yaitu sistem luring, yaitu para siswa diberi tugas oleh guru dan akan di kumpulkan kembali ke sekolah sesuai dengan jadwal guna mengantisipasi kerumunan.

“Karena kita ini masih sangat terkendala dengan Signal Internet maka sistem yang paling banyak di terapkan oleh Sekolah ialah sistem Luring,Jadi siswa di berikan tugas lalu terjadwal mereka datang ke sekolah diwakilkan oleh orang tuanya untuk mengumpulkan tugas,” tuturnya.

Sementara, Almi salah seorang wali murid mengaku ikut saja apapun keputusan pemerintah, karena hal itu di ambil demi kebaikan bersama.

“Pengennya kembali tatap muka seperti biasa karen anak-anak sudah mulai bosan belajar di rumah yang harus selalu mengerjakan tugas, namun mau bagai mana kalau belum di perbolehkan pemerintah kita ikut saja,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More