intens.news
Mitra Informasi

Sekali Menjambret dapat Hasil Rp300 Ribu

0 74

Intens.news, PALEMBANG – Dua pelaku jambret yang sempat membuat geger warga Palembang karena aksinya yang dikenal sadis akhirnya ditangkap dan Polisi. Aksi terakhirnya yakni merampas tas milik seorang wanita yang sedang mengendarai sepeda motor hingga korban tersungkur dan mengalami sejumlah luka.

Kedua pelaku yakni Ahmad Rananda (25), warga Jalan Panca Usaha Kecamatan Seberang Ulu I Palembang dan Gilang Ramadhan (20), warga 1 Ulu Darat Kecamatan SU I Palembang ditangkap Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Antoni Adhi bersama Panit Iptu Najamudin dan Katim Aiptu Jeri Kusuma Jaya di kawasan Perumahan OPI Jakabaring, Selasa (1/12) malam, sekitar pukul 21.00 Wib.

Kasubdit III Direktorat Kriminal Umum Polda Sumsel, Kompol Suryadi mengatakan, bahwa kedua tersangka jambret ini merupakan oelaku jambret yang sadis saat beraksi. Dalam melancaran aksi tindak pidana, keduanya selalu membidik calon korbannya dari kaum perempuan.

“Kedua tersangka ini selalu mengincar korban perempuan, terutama di tempat sepi. Kejadian terakhir yakni di Jakabaring, dimana korbannya merupakan seorang ibu-ibu yang sedang mengendarai sepeda motor, tasnya dirampas hingga terjatuh dan mengalami sejumlah luka dibagian wajahnya,” ujar Suryadi, Rabu (2/12/2020).

Sementara itu, tersangka Gilang mengaku baru melancarkan aksi tindak pidana penjambretan tersebut bersama tersangka Rananda sebanyak tiga kali di beberapa titik di kota Palembang.

“Baru tiga kali pak jambret. Pernah di kawasan Kambang Iwak, Palembang Square dan yang terakhir kemarin di Jakabaring. Setiap jambret selalu dapat handphone,” ujar Gilang.

Dari setiap beraksi menjambret, kata Gilang, dirinya hanya mendapat bagian uang sebesar Rp300 ribu dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Saya cuma yang bawa motornya saja pak, kalau yang mengeksekusi korban itu Rananda,” jelasnya.

Dengan tertangkapnya kedua pelaku jambret sadis tersebut, membuat kedua pelaku mengaku jera untuk mengulangi aksi tindak kriminalnya.

“Jera saya pak, saya tidak mau lagi menjambret, inilah pak terakhir kali, minta ampun saya. Kepada korban saya juga minta maaf, saya tidak akan lagi mengulangi perbuatan ini,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More