intens.news
Mitra Informasi

Sekolah Swasta Bakal Dapat Dana BOS Afirmasi dan Kinerja dari Kemendikbud

0 35

Intens.news, PALEMBANG – Kabar gembira bagi sekolah swasta yang mengalami kesulitan ekonomi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bakal mengucurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan Kinerja.

Kebijakan ini diterbitkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan Bantuan Operasional Sekolah Kinerja.

Staf Subag Perencanaan dan Pelaporan dan juga tim BOS Dinas Pendidikan kota Palembang Telly Reza saat dibincangi di ruang rapat Kepala Dinas Pendidikan kota Palembang mengatakan, tahun ini Palembang hanya mendapatkan jatah 1 sekolah saja terkait peraturan mendikbud ini.

“Sudah ada SK Penetapannya dari Kemendikbud khusus tahun ini, kota Palembang yang mendapat dana BOS Afirmasi ini hanya 1 sekolah saja yakni SD Patra Mandiri 3 Palembang, tolak ukur mereka salah satunya indeks nilai Ujian Nasional,” katanya, Senin (29/6/2020).

Selain diukur dari nilai ujian, SD Patra Mandiri 3 Palembang ini juga diukur melalui aplikasi yang sudah diberikan Kemendikbud melalui aplikasi Peningkatan Mutu Pendidikan (PMP). “Tolak ukur utama mereka adalah sekolah yang minim mendapatkan dana BOS reguler,” ujarnya.

“Walaupun minim dana Regulernya lebih kurang SD Patra Mandiri 3 Palembang ini berprestasi. Tahun ini melalui Permendikbud No 24 tahun 2020 BOS Afirmasi maupun Kinerja itu baik yang tahun lalu belum dilaksanakan itu harus tetap mengacu kepada Permendikbud No 24 Tahun 2020 untuk pelaksanaan Afirmasi dan Kinerja,” jelasnya.

Dia menjelaskan juga kenapa hanya 1 sekolah swasta saja yang mendapatkan dana BOS Afirmasi dan Kinerja ini karena SD Patra Mandiri 3 termasuk ke dalam kriteria tahun ini hanya SD ini saja.

“Tahun sebelumnya BOS Kinerja untuk Palembang dapat sekitar 12 sekolah. Tapi belum direalisasi. Baru akan direalisasikan ketika BOS Kinerja itu dianggarkan kembali begitu mekanisme penganggarannya,” ujarnya.

Dijelaskan pada pasal 2 Permendikbud nomor 24 tahun 2020 bahwa dana BOS Afirmasi bertujuan untuk membantu kegiatan operasional sekolah dan mendukung kegiatan pembelajaran yang belum tercukupi oleh dana BOS Reguler khusus ditetapkan oleh Kementrian. “Bukan oleh Dinas Pendidikan ya, kami di sini hanya pelaksana,” katanya.

Dana disalurkan langsung dari Kementerian Keuangan ke rekening sekolah. BOS Afirmasi dan BOS kinerja dapat digunakan untuk kegiatan yang sama dengan BOS Reguler selama masa pandemi Covid-19.

Rinciannya antara lain untuk pembayaran guru honorer, pembayaran tenaga kependidikan jika dana masih tersedia, belanja kebutuhan belajar dari rumah, dan belanja kebutuhan kebersihan terkait pencegahan Covid-19

Dana BOS Afirmasi dan Kinerja ini sebesar Rp 3,2 triliun dengan sasaran sebanyak 56.115 sekolah di 32.321 desa/kelurahan daerah khusus. Ketentuannya dana bantuan tersebut sebesar Rp60 juta per sekolah per tahun.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More