intens.news
Mitra Informasi
intens hari raya

Selama Larangan Mudik, Pelabuhan TAA Tak Angkut Penumpang

0 23

Intens.news, Palembang – Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. 

Pengendalian transportasi tersebut dilakukan melalui larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi penumpang untuk semua moda transportasi yaitu moda darat, laut, udara dan perkeretapian, dimulai dari tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Hal ini juga berlaku pada pelabuhan Tanjung Api – Api yang berada di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Kepala Pelabuhan TAA, Zulkarnain mengatakan jika selama tanggal larangan tersebut Pelabuhan TAA tatep memperbolehkan perjalanan Kapal tapi sesuai kriteria khusus yang telah di tetapkan pemerintah pusat.

“Pengecualian terhadap aturan ini diberlakukan antara lain untuk penumpang yang memenuhi kriteria khusus seperti perjalanan dinas, bekerja, atau kondisi mendesak seperti melahirkan dan kondisi sakit. Jika berada dalam kriteria ini masih diizinkan melakukan perjalanan,” kata Zulkarnain saat di hubungi, Selasa (4/5/2021).

Menurut Zulkarnain, masyarakat masih bisa melakukan mudik sampai dengan besok Rabu (5/5/2021). Setelah itu, tidak diizinkan untuk masyarakat biasa untuk melakukan perjalanan tanpa ada persyaratan khusus yang telah di tetapkan.

“Terakhir menyebrang penumpang itu tanggal 5 Mei. Pada masa larangan mudik mereka yang boleh bepergian harus dalam keadaan perjalanan dinas, sakit atau melahirkan. Selebihnya tidak boleh,” ungkapnya.

Kata Zulkarnain, saat ini meski belum memasuki masa larangan mudik, tidak ada penumpukan penumpang yang terjadi di pelabuhan TAA. Bahkan, dalam satu hari di hari biasa hanya ada 100 penumpang yang melakukan penyebrangan. Bahkan jika dibandingkan tahun – tahun sebelumnya angka ini turun drastis 50 persen.

“Tak ada lonjakan penumpang, bahkkan sebelum larangan mudik hanya ada 100 orang yang menyebrang lewat pelabuhan TAA dalam satu harinya. Berbeda di bandingkan tahun tahun sebelumnya jika mendekati Lebaran antrian penumpang bisa sampai luar pelabuhan,” jelasnya.

Ditambahkan Zulkarnain, meskipun dalam masa larangan mudik, namun Pelabuhan TAA tetap menyiapkan 6 kapal penyebrangan setiap harinya ditambah dua kapal extra unit. “Meskipun angkutan penumpang dilarang, 6 unit kapal tetap disediakan terlebih lagi kendaraan pengangkut logistik mulai memenuhi pelabuhan. Kami juga stann by kan 2 unit kapal Extra sebagai cadangan ,” pungkasnya.

Editor: Deddy Pranata

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More