intens.news
Mitra Informasi

Seminar Tingkat Internasional, Kaji Budaya Peradaban Islam Melayu

0 41

Inten.news, PALEMBANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang gelar Seminar Internasional On Social, Humanities and Malay Islamic Civilization (ISSHMIC), dengan mengusung tema “ Study of Malay Islam During Covid-19 Pandemic: Opportunities and Challenges”. Seminar berlangsung secara luring dan daring ini diselenggarakan selama dua hari di Hotel Beston Palembang. Selasa, (9/11/2021).

Ketua panitia seminar, Fajri Ismail mengatakan, seminar ini bagian dari upaya mengumpulkan pengetahuan yang komprehensif meningkatkan pemahaman wacana inteletual Islam melayu guna dapat diaktualisasikan dalam masyarakat yang beragam.

Untuk jumlah peserta kegiatan ini sebanyak 350 orang dengan pembagian 175 orang secara offline dan 175 orang secara online, sedangkan narasumber ada dari Florida Amerika, Malaysia, Singapore dan juga narasumber dalam Negeri.

Dari tema tersebut, terdapat t sub tema yang akan disampaikan pada kegiatan tersebut yakni Cultural communication in strengthening Malay Islamic Political Identity in The Digital Era, Contemporary Fiqh in the Malay Ord During the Pandemic, Economic Challenges in The Perspective of Malay Islam in the VOCA Era, Values of Malay Islamic Education : Opportunities and Challenges in The Digital Era, Building a Civilization of Islam World Movement with Malay, The Development of Halal Food in The Digital Era in the Malay danMental health during a pandemic : The Perspective of Malay Islam.

Fajri menjelaskan, tujuan diadakan seminar tersebut sesuai dengan tridarma perguruan tinggi yakni dari bidang pendidikan bahwasanya tidak melupakan khasanah peradaban islam melayu, dalam bidang penelitian diharapkan adanya penelitian-penelitian berbasis islam melayu, dan dalam bidang pengabdian masyarakat diharapkan tema-tema besar pengabdian masyarakat mengarah kepada tema-tema besar peradaban islam melayu serta membangkitkan semangat peradaban islam melayu.

 “Diharapkan dengan seminar tersebut dapat menstimulasi khususnya dosen dapat mengkaji budaya peradaban islam melayu tersebut,” tutupnya.

Sementara Rektor UIN Raden Fatah Prof Nyayu Khodijah dalam kata sambutannya saat membuka acara menjelaskan, seminar bagian dari UIN Raden Fatah untuk mengimplementasikan visi interansionalnya sebagai universitas yang memiliki kekhasan pusat studi Peradaban Islam Melayu.

Nyayu Khodijah mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak besar pada situasi baru dalam proses pengembangan ilmu pengetahuan di masyarakat Melayu Islam. Oleh karena itu, UIN Raden Fatah Palembang mengajak seluruh peneliti baik yang berskala nasional maupun internasional untuk mempresentasikan ide, dan pemikirannya dalam menghadapi tantangan pandemi ini.

“Momentum seminar ISSHMIC ketujuh ini adalah bagian upaya mengubah kondisi epidemi menjadi kegiatan yang produktif dan bijaksana,” harapnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More